Kompas.com - 12/08/2022, 17:57 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Sumber segala penyakit. Hal ini muncul karena pemahaman yang keliru tentang penyakit ini. Padahal kajian tentang diabetes justru mendahului penelitian tentang autofagi.

Dimulai tahun 1921, saat seorang ahli bedah Frederick Banting dan mahasiswanya Charles Best melakukan percobaan pada pankreas di Toronto, Kanada.

Percobaan tersebut menghasilkan ekstrak pankreas yang kemudian diuji cobakan pada seekor anjing yang mengalami diabetes. Percobaan tersebut berhasil menyembuhkan anjing tersebut.

Tahun 1922, diuji cobakan pertama kali pada manusia. Pasien pertamanya adalah Leonard Thompson, seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun.

Anak ini mengalami diabetes dengan buang air kecil hingga 5 liter per hari. Kadar gula darahnya diatas 500 mg/dl, walaupun telah dilakukan pembatasan asupan makanan.

Banting dan Best kemudian memberikan suntikan ekstrak pankreas yang kemudian diketahui sebagai insulin.

Setelah pemberian insulin, kondisi Thompson membaik. Gula darahnya turun hingga 100 mg/dl. Begitupun keluhan banyak kencingnya.

Thompson menjadi lebih segar dan kuat setelah pemberian rutin insulin. Itulah awal mula kesimpulan diabetes sebagai akibat kekurangan insulin.

Pada tahun 1934, ditemukan hormon inkretin oleh ilmuwan asal Belgia Jean La Barre. Diketahui inkretin ini akan memicu pelepasan insulin setelah makan.

Hal ini akan terlihat perbedaannya saat glukosa diberikan perenteral atau dimasukkan langsung ke pembuluh darah. Pemberian perenteral tidak merangsang pelepasan insulin.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.