Kompas.com - 19/08/2022, 13:35 WIB

Cleveland Clinic menyebutkan bahwa konstipasi juga disebabkan oleh pola makan yang tidak melibatkan konsumsi serat, air, dan cairan lainnya sehingga keju tidak bisa disalahkan sepenuhnya.

Tidak hanya itu saja, Cleveland Clinic juga menyebutkan bahwa stres, umur, dan perilaku tertentu juga bisa menyebabkan konstipasi.

Baca juga: 5 Kebiasaan yang Menyebabkan Sembelit Tidak Hanya Kurang Serat

Mengatasi konstipasi

Konstipasi bukan masalah serius yang akan mengancam nyawa, namun tetap bisa membuat seseorang menjadi tidak nyaman.

Konstipasi bisa dicegah dan disembuhkan dengan mengubah pola makan dan gaya hidup, seperti yang direkomendasikan oleh Cleveland Clinic berikut ini.

  • Mengurangi konsumsi keju

Meskipun keju bukan merupakan penyebab utama konstipasi, konsumsi keju per hari tetap harus dihindari.

Keju memang berguna untuk tubuh, namun makan keju terlalu banyak juga bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan, termasuk membuat tubuh kekurangan asupan serat.

Tidak hanya keju saja, namun konsumsi susu dan produk olahan susu lainnya juga perlu dihindari.

  • Mengonsumsi makanan yang kaya serat

Selain mengurangi konsumsi keju yang dimakan per hari, asupan serat tambahan juga diperlukan untuk membantu mencegah dan menyembuhkan konstipasi.

Beberapa jenis makanan yang kaya akan serat, seperti buah, sayur, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan kacang polong, bisa ditambahkan dalam menu sehari-hari.

Baca juga: 20 Makanan yang Mengandung Serat Tinggi

  • Mencari pertolongan medis

Konstipasi memang tidak akan mengancam nyawa, namun bisa menjadi salah satu gejala penyakit tertentu, termasuk sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS).

Untuk mengetahui apakah konstipasi yang dirasakan merupakan gejala IBS, maka Anda perlu mengunjungi dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.