Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/11/2022, 16:33 WIB

KOMPAS.com - Momen kelahiran bayi sering diselingi dengan berbagai fakta yang mengejutkan bagi para orangtua.

Orangtua umumnya merasa terpana akan kelahiran si kecil. Namun, tidak semua kondisi bayi yang baru lahir membuat orangtua merasa tenang.

Ada beberapa kondisi bayi baru lahir yang kemungkinan membuat ayah dan ibu merasa khawatir, satu di antaranya adalah pembengkakan di area kelamin.

Baca juga: Kenali Apa itu Direct Breastfeeding pada Bayi, Manfaat, dan Caranya

Normalkah kelamin bayi membengkak?

Dilansir dari Medline Plus, pembengkakan alat kelamin pada bayi yang baru lahir merupakan kondisi yang normal pada anak laki-laki maupun perempuan.

Ini merupakan efek hormonal pada bayi baru lahir yang diturunkan dari ibu. Hormon tersebut melewati plasenta dan masuk ke dalam darah bayi sehingga dapat berpengaruh hingga si kecil lahir.

Hormon yang paling berperan dalam menyebabkan alat kelamin bayi mengalami pembengkakan yaitu estrogen.

Estrogen jumlah tinggi pada ibu hamil menyebabkan pembesaran payudara ibu, pembengkakan alat kelamin bayi, hingga payudara bengkak dan kemerahan pada si kecil.

Pada bayi perempuan, pembengkakan umumnya terjadi di labia atau bibir vagina. Rata-rata, pembengkakan di alat kelamin perempuan akan mengempis atau hilang dalam beberapa minggu.

 

Selain bengkak, hormon estrogen juga menyebabkan keluarnya cairan putih (keputihan) dari vagina. Kondisi ini disebut leukorea fisiologis.

Beberapa anak perempuan mungkin juga mengeluarkan cairan bercampur darah dari alat kelamin mereka.

Sementara itu, pada bayi laki-laki, pembengkakan biasanya terjadi di skrotum. Diketahui, skrotum adalah bagian dari organ reproduksi pria yang bentuknya menyerupai kantong kulit dan menggantung di bagian pangkal penis.

Pembengkakan di kelamin bayi laki-laki akan mereda atau hilang setelah beberapa minggu atau beberapa bulan.

Baca juga: 10 Fakta Bayi Baru Lahir, Orangtua Wajib Tahu

Fakta lain tentang bayi baru lahir

Selain baru bisa menangis, tidur, menyusu, dan mengalami pembengkakan di alat kelamin, ada beberapa fakta tentang bayi baru lahir yang perlu diketahui orangtua.

  1. Feses bayi tidak berbau, meski berwarna gelap atau disebut mekonium.
  2. Bayi berhenti bernapas saat tidur selama 5-10 detik.
  3. Bayi memiliki jumlah sensor rasa yang hampir sama dengan anak-anak dan remaja. Namun baru bisa merasakan asin setelah usia lima bulan.
  4. Saat menangis, bayi tidak berlinang air mata.
  5. Payudaran bengkak, menonjol. Pada beberapa anak bahkan mengeluarkan cairan susu.

Baca juga: Penyebab dan Cara Merawat Ruam Popok pada Bayi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+