Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/11/2022, 16:30 WIB

KOMPAS.com - Orang yang mengalami sesak napas akan mengeluhkan rasa tercekik dan dada tertekan.

Napasnya akan sangat cepat, berisik, dan kesulitan untuk menarik napas panjang.

Mengutip Global First Aid Center, laju pernapasan cepat pada bayi lebih dari 40 kali per menit.

Pada anak-anak 30 kali per menit dan orang dewasa 20 kali per menit.

Penyebab sesak napas bisa beragam, dari tersedak, gagal jantung, atau episode akut dari suatu penyakit (asma dan penyakit paru obstruktif kronik).

Hiperventilasi juga bisa menyebabkan sesak napas, biasanya karena efek kecemasan atau kesal.

Saat seseorang sesak napas, ia membutuhkan pertolongan pertama segera.

Baca juga: Pertolongan Pertama untuk Anak Batuk yang Perlu Diketahui Orangtua

Cara menolong

Mengutip Myupchar, tujuan pertolongan pertama mengatasi sesak napas adalah untuk memberikan masa transisi yang tenang sampai bantuan tiba.

Berikut beberapa langkah yang kurang lebih bisa Anda lakukan untuk memberikan pertolongan pertama mengatasi sesak napas:

Jika orang tersebut merasa tidak nyaman dan masih responsif:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+