Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rebusan Daun Kelor untuk Obat Apa? Berikut 10 Daftarnya…

Kompas.com - 21/11/2024, 21:00 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

KOMPAS.com - Air rebusan daun kelor kerap dikonsumsi sebagai obat herbal untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan. Lantas, rebusan daun kelor untuk obat apa?

Ternyata, daun kelor bisa jadi obat alami untuk beberapa masalah kesehatan, seperti inflamasi, gula darah tinggi, asma, gangguan pencernaan, kolesterol tinggi, dan darah tinggi.

Selain bisa mengobati atau meringankan gejala yang muncul, rebusan daun kelor juga memiliki banyak manfaat lainnya untuk kesehatan.

Untuk lebih jelasnya, ketahui beberapa manfaat rebusan daun kelor untuk kesehatan berikut ini.

Baca juga: Apa Saja Manfaat dari Daun Kelor? Berikut 10 Daftarnya…

Rebusan daun kelor untuk obat apa?

Disarikan dari Verywll Health dan Everyday Health, berikut adalah beberapa manfaat rebusan daun kelor yang perlu diketahui.

  • Menurunkan kadar gula darah

Salah satu khasiat daun kelor adalah dapat menurunkan kadar gula darah dengan cara meningkatkan kadar sekresi insulin.

Pada penelitian yang melibatkan hewan uji, daun kelor juga dapat meningkatkan penyerapan glukosa pada otot dan organ hati, sehingga produksi glukosa oleh organ hati akan berkurang.

  • Mengurangi inflamasi

Daun kelor mengandung antioksidan, seperti karotenoid, flavonoid, dan fenol.

Kandungan daun kelor ini dapat melawan efek buruk radikal bebas sehingga kerap digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan inflamasi, seperti bronkitis dan sakit kepala.

Baca juga: Bolehkah Minum Air Rebusan Daun Kelor Setiap Hari? Ini Penjelasannya…

  • Menurunkan risiko kanker

Beberapa penelitian laboratorium dan penelitian yang melibatkan hewan uji menunjukkan bahwa rebusan daun kelor memiliki senyawa antikanker.

Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana cara mengolah daun kelor yang benar sebagai pengobatan atau pencegahan kanker.

  • Mengurangi gejala radang sendi

Kandungan antiinflamasi yang ditemukan pada rebusan daun kelor dapat membantu untuk mengurangi gejala radang sendi.

Penelitian yang melibatkan hewan uji membuktikan bahwa ekstrak daun kelor dapat menyembuhkan radang sendi. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

  • Menurunkan tekanan darah tinggi

Daun kelor dapat membantu untuk melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah semakin lancar dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Beberapa penelitian pada manusia juga menemukan bahwa daun kelor dapat menurunkan tekanan darah tinggi sistolik dan diastolik secara efektif.

Baca juga: Apakah Daun Kelor Bisa Menurunkan Gula Darah? Ini Penjelasannya…

  • Meningkatkan daya ingat

Minum air rebusan daun kelor setiap hari dapat meningkatkan kesehatan jantung dan daya ingat.

Pasalnya, daun kelor memiliki kandungan quercetin dan asam klorogenat yang berguna untuk meningkatkan fungsi kognitif dan melindungi dari penyakit neurodegeneratif.

  • Mengatasi kolesterol

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air rebusan daun kelor dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), serta menurunkan berat badan.

Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui manfaat minum air rebusan daun kelor ini secara pasti.

  • Menyehatkan organ hati

Kandungan polifenol pada daun kelor dapat melindungi organ hati dari kerusakan akibat racun, obat, atau stres oksidatif.

Beberapa penelitian juga sudah membuktikan bahwa daun kelor dapat membantu untuk mengembalikan kadar normal enzim organ hati dan mengurangi fibrosis.

  • Meningkatkan sistem imun tubuh

Daun kelor kaya akan vitamin A dan C yang dapat meningkatkan fungsi sistem imun tubuh.
Kandungan antiinflamasi dan antimikroba di dalamnya juga berperan penting untuk mencegah infeksi.

  • Menyehatkan saluran pencernaan

Beberapa senyawa pada daun kelor sudah terbukti dapat meningkatkan kesehatan saluran pencernaan.

Salah satu kandungan daun kelor, yakni niaziridin, dapat meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral, serta meningkatkan bioaktivitas beberapa jenis antibiotik.

Setelah memahami rebusan daun kelor untuk obat apa, Anda bisa mulai mengonsumsinya secara rutin.

Meskipun umumnya aman, Anda yang memiliki penyakit tertentu atau sedang minum obat dari dokter perlu berkonsultasi dulu sebelum minum air rebusan daun kelor setiap hari.

Pasalnya, kandungan di dalamnya mungkin akan mengurangi efektivitas pengobatan atau perawatan medis yang sedang dilakukan, serta menyebabkan efek samping tertentu.

Baca juga: Apakah Rebusan Daun Kelor Bisa Menurunkan Hipertensi? Ini Ulasannya…

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Dewi Yull: Telah Berpulang Ray Sahetapy, Ayah dari Anak-anakku

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri Biar Tak Hanya Jawab “Sama-sama”

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Insien Penumpang Merokok di Kabin Pesawat, Garuda Indonesia Tindak Tegas

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Bola

Maarten Paes Ucapkan Salam Perpisahan untuk Timnas Indonesia, Staf Kluivert Beri Pujian

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Trump Umumkan Impor Tarif Baru, Indonesia 32 Persen, Tertinggi China 34 Persen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau