Kompas.com - 22/02/2014, 09:09 WIB
Ilustrasi sakit kepala SHUTTERSTOCKIlustrasi sakit kepala
|
EditorWardah Fajri

KOMPAS.com — Sakit kepala dan migrain yang sering terjadi merupakan tanda stres. Studi baru menemukan bukti yang menunjukkan bahwa stres dapat memicu sakit kepala dan migrain.

Para peneliti menganalisis data dari 5.519 peserta berusia 21-71. Mereka menemukan peserta yang mengalami peningkatan sakit kepala setiap bulannya berkaitan dengan peningkatan stres. Temuan ini dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Academy of Neurology di Philadelphia.

Dalam survei, peserta melaporkan tingkat stres dan sakit kepala mereka selama 2010-2012. Sebanyak 31 persen peserta mengalami sakit kepala seperti tertekan, 14 persen mengalami migrain, dan 11 persen mengalami kombinasi migrain dan sakit kepala.

Peserta yang melaporkan mengalami sakit kepala, tingkat stresnya rata-rata mencapai angka 52 dari 100. Mereka yang mengalami migrain memiliki tingkat stres 62 dari 100. Sementara mereka yang mengalami kombinasi keduanya tingkat stresnya 59 dari 100.

"Sakit kepala tipe tekanan dan migrain merupakan gangguan sakit kepala utama yang terjadi pada 80 persen populasi umum. Inilah alasan mengapa kami memilih untuk meneliti keduanya," ujar penulis studi Sara H Schramm dari University Hospital di University Duisburg-Essen, Jerman.

Data menunjukkan, pada setiap tipe sakit kepala, kenaikan tingkat stres berkaitan dengan peningkatan jumlah sakit kepala setiap bulannya. Peningkatan 10 angka tingkat stres berhubungan dengan kenaikan 6,3 persen sakit kepala tipe tekanan, 4,3 persen kenaikan migrain, dan empat persen kenaikan kombinasi sakit kepala dan migrain.

Para peneliti mengatakan, ini merupakan studi pertama yang menunjukkan bahwa stres dapat memengaruhi sakit kepala. "Sejauh yang kami tahu, studi berbasis populasi prospektif yang mengevaluasi pengaruh stres pada frekuensi dan tipe sakit kepala belum pernah dilakukan sebelumnya," ujar Schramm.

Sakit kepala tipe tekanan dan migrain memiliki gejala berbeda. Sakit kepala tipe tekanan ditandai dengan sakit kepala dengan intensitas ringan hingga berat dan nyeri yang ketat. Sementara migrain ditandai dengan sakit kepala berdenyut yang parah disertai mual, muntah, dan sensitif terhadap cahaya dan suara.

"Belum diketahui apakah mekanisme biologis keduanya sama atau berbeda sebagai reaksi terhadap stres," kata peneliti.

Menurut peneliti, temuan ini menunjukkan pentingnya manajemen stres bagi penderita sakit kepala dan migrain. Pengobatan psikologis, terutama pembinaan untuk stres, penting dilakukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.