Kompas.com - 07/08/2014, 16:05 WIB
EditorLusia Kus Anna

Ia meyakini bahwa industri makanan menciptakan makanan yang sangat kaya rasa sehingga "membajak" bagian otak kita yang mengatakan makanan itu enak. Kemudian membuat kita mau lagi dan lagi sehingga akhirnya kita makan terlalu banyak.

- Racun
Bruce Blumberg, pakar biologi sedang meneliti obesogen. Zat ini hadir dalam makanan, bungkus makanan dan minuman, perlengkapan mandi, furnitur, cat, dan ratusan perabot rumah tangga yang memengaruhi hormon tubuh kita dan meningkatkan berat badan.

Blumberg sendiri belum tahu seberapa besar pengaruh obesogen terhadap obesitas. Namun, studi terdahulunya menunjukkan bahwa toksin juga berperan dalam menyebabkan obesitas. Blumberg mendapati bahwa tikus yang diberikan tributilin (TBT) menggemuk setelah makan makanan tanpa TBT atau zat yang terdapat dalam vinyl, cat, popok, serta bulir kayu.

Memang belum ada penelitian manusia terhadap TBT, tetapi ada dua obat diabetes yang bersifat sama seperti TBT. Kedua obat ini mengandung gen untuk menyimpan lemak dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Bukan hanya TBT, zat kimia dalam parfum, pelembab, beberapa peralatan mandi, teflon, popcorn instan, dan yang paling jahat bisfenol-A (BPA) juga ambil bagian. (Kevin Sanly Putera)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.