Kompas.com - 27/05/2016, 16:21 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

Kesimpulannya, ibu dengan kadar theobromine yang tinggi menghadapi risiko preeklamsia yang lebih rendah hingga hampir 70%-nya dibandingkan mereka yang kadar theobromine-nya rendah.

Meski begitu, kata Triche, tentunya masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai berapa banyak kebutuhan cokelat dan tipe cokelat mana yang paling memberikan keuntungan. “Penelitian ini tidak dimaksudkan agar wanita hamil memakan cokelat semaunya.”

Tak hanya itu, cokelat juga bermanfaat untuk janin. Para peneliti dari Universite Laval Quebec City, Canada, mengatakan bahwa kadar flavonoid pada cokelat dapat meningkatkan pertumbuhan janin dan membuat plasenta lebih efisien.

Berapa banyak ibu hamil boleh mengonsumsi cokelat? Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun demikian makan cokelat 2-3 kali seminggu atau minum susu cokelat tiap hari kiranya masih dapat diterima. Jadi, konsumsilah cokelat dalam takaran yang wajar atau secukupnya.

Setidaknya 1 ons sehari, karena sudah cukup mengandung 150 kalori. Selain itu, kombinasikan dengan buah-buahan dan kacang-kacangan untuk mendapatkan kandungan lemak baik dan antioksidan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.