Kompas.com - 31/05/2016, 10:18 WIB
Ketika melihat bekas-bekas makanan berserakan di rak kulkas, tiba-tiba Anda menyadari bahwa inilah saatnya untuk membersihkan kulkas. www.attemptsatdomestication.com/Ketika melihat bekas-bekas makanan berserakan di rak kulkas, tiba-tiba Anda menyadari bahwa inilah saatnya untuk membersihkan kulkas.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Untuk melindungi diri dan keluarga dari penularan penyakit bersumber dari makanan, alat paling efektif adalah kulkas. Di suhu ruangan, sejumlah bakteri penyebab penyakit dari makanan akan berlipat ganda setiap 20 menit.

Cara terbaik memperlambat pertumbuhan kuman itu adalah menyimpan makanan disimpan dalam kulkas dengan suhu yang tepat. Untuk memastikan kulkas di rumah Anda melakukan tugasnya, sangat penting menjaga suhunya di bawah 4,4 derajat celcius, dan suhu freezer sekitar minus 17 derajat. Cek suhu kulkas secara berkala dengan termometer.

Berikut adalah beberapa kiat yang perlu Anda lakukukan untuk menjaga kehigienisan makanan yang disimpan dalam kulkas.

- Jangan menyimpan makanan terlalu banyak. Udara dingin harus bisa bersirkulasi dengan baik di dalam kulkas.

- Untuk mengurangi pertumbuhan bakteri listeria yang mampu bertahan di suhu kulkas, segera bersihkan tumpahan cairan dari daging mentah agar tidak terjadi kontaminasi silang dari satu makanan ke makanan lain.

- Selalu simpan makanan di kulkas dalam wadah tertutup atau plastik dengan lapisan penutup.

- Selalu periksa tanggal kedaluarsa makanan. Jika sudah melewati tanggalnya, buanglah. Jika Anda tidak yakin kapan makanan tersebut kedaluarsa atau bentuk makanan sudah berubah, jangan segan untuk membuangnya.

- Bersihkan kulkas secara rutin. Jadikan kegiatan membersihkan kulkas sebagai bagian dari membersihkan dapur.

- Setelah belanja, segera masukkan bahan makanan yang memang perlu disimpan di kulkas segera. Membiarkan bahan makanan itu di suhu ruangan satu sampai dua jam bisa membuat bakteri cepat bertumbuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber FDA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.