Haid Pertama pada Remaja, Apa Saja yang Normal dan Tidak?

Kompas.com - 23/12/2019, 15:33 WIB
Banyak perubahan terjadi dalam kehidupan mereka, termasuk seputar perkembangan tubuh dan kesehatan. ThinkstockBanyak perubahan terjadi dalam kehidupan mereka, termasuk seputar perkembangan tubuh dan kesehatan.

KOMPAS.com - Fase pubertas anak perempuan ditandai dengan haid atau menstruasi pertama.

Tanda-tanda menstruasi pertama (menarche) ditandai dengan keluarnya darah dari vagina.

Darah tersebut awalnya berupa bercak berwarna kecokelatan dan jumlahnya sedikit.

Lantas darah menjadi merah dan jumlahnya lebih banyak pada hari-hari berikutnya, intensitasnya kembali berkurang, sampai menstruasi berakhir.

Melansir Mayo Clinic, haid terjadi karena perubahan hormon. Hormon merupakan pembawa pesan dalam tubuh.

Ovarium atau indung telur melepaskan hormon estrogen. Hormon itu berperan menebalkan dinding rahim.

Seiring berjalannya proses tersebut, terjadi proses pematangan sel telur di ovarium.

Begitu matang, sel telur siap meninggalkan ovarium dan berjalan menuju rahim.

Kehamilan terjadi saat sel telur dibuahi sperma dan menempel di dinding rahim.

Jika tidak dibuahi, akan luruh dan darah mengalir melalui vagina.

Baca juga: Usia Menstruasi Pertama Ungkap Risiko Penyakit pada Masa Mendatang

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X