Kenali Perbedaan Stres dan Depresi yang Kerap Dianggap Sama

Kompas.com - 08/02/2020, 09:00 WIB
Ilustrasi sedih, depresi SHUTTERSTOCKIlustrasi sedih, depresi

Depresi seringkali disebabkan karena emosi yang lama terpendam hingga meledak di suatu waktu.

Orang yang mengalami depresi biasanya merasa sedih dan gagal, mudah lelah, kehilangan semangat atau motivasi, bahkan keinginan untuk bunuh diri.

Baca juga: 7 Masalah Fisik Tanda Anda Sedang Depresi

Lalu, apa perbedaan gejala stres dan depresi?

Stres

  • Merasa seolah-olah kehilangan kendali dan kewalahan.
  • Menghindari orang lain, bahkan teman terdekat maupun keluarga.
  • Gampang gelisah, frustrasi, dan murung.
  • Kesulitan untuk konsentrasi.
  • Sakit kepala.
  • Gangguan pencernaan, termasuk mual, diare, atau sembelit.
  • Sulit tidur atau insomnia.

Depresi

  • Merasa tak berdaya dan putus asa.
  • Kehilangan rasa percaya diri dan harga diri.
  • Selalu merasa cemas.
  • Kesulitan konsentrasi.
  • Menghindari orang lain, termasuk teman dekat.
  • Makan lebih sedikit atau lebih banyak dari biasanya.
  • Mengalami gangguan tidur, contohnya tidak bisa tidur atau justru durasi tidur lebih lama dari biasanya.
  • Menyakiti diri sendiri.
  • Tidak lagi menikmati hal-hal yang biasanya menarik dan menyenangkan, misalnya enggan melakukan hobi.
  • Sering berpikir tentang kematian.
  • Memiliki keinginan untuk bunuh diri.

Stres biasanya tidak memerlukan bantuan ahli jiwa dan bisa diatasi dengan melakukan beberapa kegiatan yang membuat rileks, seperti berlibur, meditasi atau yoga.

Sementara itu, depresi perlu penanganan ahli jiwa karena membutuhkan obat-obatan tertentu untuk menanganinya. Biasanya, dokter akan memberikan obat-obatan tertentu, seperti antidepresan.

Baca juga: Awas, Jadi Orang Kaya dan Terkenal Justru Rentan Depresi

Ada berbagai jenis antidepresan yang tersedia. Karena itu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan jenis antidepresan yang cocok dengan kondisi Anda.

Selain minum obat, penderita depresi juga perlu menjalani psikoterapi atau terapi kognitif perilaku dengan psikolog atau psikiater.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X