Kompas.com - 14/02/2020, 07:34 WIB
Ilustrasi santan alicjaneIlustrasi santan

KOMPAS.com - Makanan bersantan kerap dianggap sebagai pembawa masalah kesehatan.

Makanan mengandung santan juga kerap diklaim sebagai penyebab obesitas karena kandungan lemak jenuh di dalamnya?

Lantas, apakah makanan bersantan benar-benar berefek buruk pada kesehatan?

Baca juga: 4 Fakta Seputar Santan, Picu Stroke hingga Pengganti Susu

Melansir Hello Sehat, santan dibuat dari daging buah kelapa yang diparut dan dihancurkan bersama dengan air.

Rasanya yang gurih dan sedikit manis membuat santan seringkali dijadikan bahan tambahan berbagai jenis hidangan atau minuman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayangnya, santan kerap dikambinghitamkan sebagai penyebab berbagai penyakit yang menyerang tubuh. Tapi, benarkah demikian?

Tak selalu buruk, santan sebenarnya juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Melansir Medical News, berikut 3 manfaat santan:

1. Menurunkan berat badan

Banyak sumber mengatakan bahwa santan memiliki kandungan lemak jenuh sangat tinggi yang membuat kita lebih cepat gemuk.

Faktanya, lemak jenuh pada santan adalah trigliserida rantai-sedang, bukan trigliserida rantai-panjang.

Trigliserida rantai sedang memiliki struktur molekul yang sederhana sehingga mudah larut dalam air dan mudah berpindah dari usus kecil menuju hati.

Oleh karena itu, jenis lemak pada santan lebih cepat menghasilkan energi.

Ini artinya hanya sedikit lemak yang akan tersisa dan menumpuk di jaringan lemak dan mempercepat metabolisme tubuh yang membantu menurunkan berat badan.

Baca juga: Santan atau Susu, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

2. Menjaga kesehatan jantung

Penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi makanan kaya lemak jenuh menyebabkan peningkatan kolesterol risiko penyakit jantung.

Namun, sumber lemak jenuh yang berbeda dapat mempengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda.

Genetika juga memainkan peran dalam bagaimana seseorang memetabolisme lemak jenuh dan dampaknya pada kesehatan.

Hanya sedikit penelitian yang meneliti efek santan pada kadar kolesterol.

Riset membuktikan bahwa santan tidak secara signifikan meningkatkan kadar kolesterol jahat tetapi justru meningkatkan kadar "kolesterol baik" yang melindungi jantung.

Asam yang terkandung dalam santan juga terbukti bisa membunuh tiga organisme aterogenik utama yang menyebabkan pembentukan plak pada arteri dan memicu penyakit jantung.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kelapa mengandung lipid yang disebut asam laurat, dan banyak peneliti percaya bahwa asam laurat dapat mendukung sistem kekebalan tubuh.

Beberapa riset menunjukkan bahwa asam laurat memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi.

Dalam sebuah studi tentang efek antimikroba pada asam laurat dari kelapa, para peneliti mengisolasi berbagai strain bakteri dan memaparkannya pada asam laurat dalam cawan petri.

Mereka menemukan bahwa asam laurat secara efektif menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, dan Mycobacterium tuberculosis.

Temuan menunjukkan bahwa asam ini menghambat pertumbuhan sel kanker pada payudara dan endrometrium dengan merangsang protein reseptor tertentu yang mengatur pertumbuhan sel.

Baca juga: Apakah Santan Itu Benar-benar Jahat?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

Health
Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

Health
Hepatitis C

Hepatitis C

Penyakit
Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Achondroplasia

Achondroplasia

Penyakit
Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.