Kompas.com - 24/02/2020, 10:37 WIB
Capsaicin dalam cabai memperlancar metabolisme thinkstockCapsaicin dalam cabai memperlancar metabolisme

KOMPAS.com - Metabolisme adalah proses saat tubuh mengubah asupan yang Anda makan dan minum menjadi energi.

Melansir Mayo Clinic, tubuh Anda membutuhkan energi untuk menjalankan setiap fungsinya.

Metabolisme juga kerap dikaitkan dengan penumpukan kalori yang memengaruhi berat badan.

Tak hanya mengontrol makan, minum, dan memperbanyak aktivitas fisik, proses metabolisme yang lebih cepat disebut berkontribusi pada pengaturan berat badan.

Baca juga: Awas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

Proses metabolisme seseorang ditentukan berbagai faktor, antara lain:

  • Ukuran dan komposisi tubuh: Orang yang badannya besar atau punya otot lebih banyak, bisa membakar kalori lebih banyak ketimbang orang yang tubuhnya biasa saja
  • Jenis kelamin: Pria biasanya punya lemak lebih sedikit dan otot lebih banyak daripada wanita. Dengan demikian, tubuh pria dirancang membakar kalori lebih banyak.
  • Usia: Seiring bertambahnya usia, jumlah otot cenderung menurun dan lemak jadi lebih banyak. Hal itu memengaruhi pembakaran kalori jadi lebih lambat.

Tak heran, jika selepas usia 40 tahun, tubuh lebih susah kurus dan gampang gemuk.

Kendati beberapa faktor seperti di atas tidak bisa diubah, proses metabolisme tubuh yang melambat bisa diperbaiki.

Baca juga: Perlukah Minum Air Putih 8 Gelas Sehari?

Melansir Web MD, berikut cara mempercepat metabolisme tubuh:

1. Minum air yang cukup

Tubuh Anda membutuhkan air untuk memproses kalori. Saat Anda kekurangan cairan, metabolisme tubuh jadi melambat.

Studi menyebut, orang yang minum air putih minimal delapan gelas sehari, bisa membakar lebih banyak kalori daripada orang yang hanya minum empat gelas air putih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.