Benarkah Rokok Elektrik Tak Berbahaya bagi Perokok Pasif?

Kompas.com - 26/03/2020, 08:01 WIB
Salah satu pengunjung sedang mencoba cairan (liquid e-juice) di The Colony Vape Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (25/8/2016). Tren rokok elektrik saat ini mulai menjadi gaya hidup baru dan menjadi alternatif bagi para perokok. RADITYO HERDIANTOSalah satu pengunjung sedang mencoba cairan (liquid e-juice) di The Colony Vape Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (25/8/2016). Tren rokok elektrik saat ini mulai menjadi gaya hidup baru dan menjadi alternatif bagi para perokok.

KOMPAS.com – Kehadiran rokok elektrik di Indonesia dibarengi dengan berbagai kabar yang menyebut rokok jenis ini lebih aman dibanding rokok konvensional atau rokok tembakau.

Salah satu pandangan yang mengemuka, yakni rokok elektrik tidak berbahaya bagi perokok pasif.

Beberapa pihak bahkan mendukung penggunaan rokok elektrik karena asap yang ditimbulkan tidak akan mengganggu orang lain.

Baca juga: Dokter: Rokok Elektrik Bisa Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok Tembakau

Di mana, rokok elektrik mampu menawarkan berbagai macam rasa dengan aroma yang bisa dibilang enak, mulai dari buah-buahan, creamy, dan ada pula susu.

Tapi, benarkah rokok elektrik ini aman bagi perokok pasif?

Manajer Komunikasi Komnas Pengendalian Tembakau, Nina Samidi, menilai anggapan rokok elektrik tak berbahaya bagi perokok pasif hanyalah mitos.

Bisa sebabkan kanker

Dia menjelaskan uap rokok elektrik atau aerosol yang tersebar ke lingkungan bukan hanya mengandung uap air, tapi juga mengandung nikotin dalam berbagai kadar dan partikel kecil (fine particle).

Selain itu, aerosol juga mengandung bahan toksik yang potensial bisa menyebabkan kanker, seperti:

  • Formaldehid
  • Acetaldehyde
  • Metal
  • Diethylene glycol
  • arvinogenic tobaccospesific nitrosamine dan lain-lain

Nina menyampaikan hal tersebut berdasarkan sumber karya ilmiah dari jurnal Nicotine and Tobacco Research (2013) oleh Czogala dkk., dan Environmental Pollution (2014) oleh Fuoco dkk.

Baca juga: Bagaimana Asap Rokok Bisa Picu Kanker Paru-Paru?

Menurut dia, asap atau uap rokok elektrik juga dapat merusak pertumbuhan janin dan berdampak pada otak remaja.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X