Kompas.com - 28/03/2020, 06:06 WIB

Peserta penelitian waktu itu menggunakan air tanah bersuhu 10 sampai 12 derajat Celcius, karena Belanda sedang memasuki musim dingin.

Dari situ para peneliti menyimpulkan, mandi air dingin dengan durasi lama atau sebentar (selama 30, 60, atau 90 detik), sama-sama dapat memperkuat daya tahan tubuh.

"Jika Anda ingin lebih energik di pagi hari, coba mandi pakai air dingin," kata Buijze.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Bangun Pagi Lebih Sehat Daripada Bangun Siang?

Mandi air dingin tidak untuk semua orang

Kendati punya manfaat bagi daya tahan tubuh, mandi air dingin tidak direkomendasikan bagi semua orang.

Orang yang sedang menjalani terapi obat untuk depresi tidak disarankan mandi air dingin.

Selain itu, orang yang punya masalah imun dan penyakit jantung juga tidak dianjurkan mandi air dingin.

Pasalnya, perubahan suhu yang tiba-tiba dapat memengaruhi kinerja jantung.

Agar lebih aman, beberapa orang dengan gangguan kesehatan spesifik seperti di atas sebaiknya berkonsultasi ke dokter sebelum mandi dengan air dingin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.