4 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang

Kompas.com - 05/07/2020, 22:02 WIB
Ilustrasi serangan jantung, jantung berdebar ShutterstockIlustrasi serangan jantung, jantung berdebar

KOMPAS.com - Jantung berdebar kencang membuat Anda merasakan denyut nadi di leher dan dada lebih cepat daripada biasanya.

Kondisi ini bisa dirasakan saat bergerak, duduk, berbaring, sampai diam selama beberapa detik atau saat.

Seseorang dikatakan mengalami jantung berdebar-debar apabila detak jantungnya lebih dari 100 kali per menit.

Baca juga: Hati-hati, Ini 11 Tanda Penyakit Jantung yang Kerap Diabaikan

Melansir laman resmi University of Utah Health Hospitals and Clinics, detak jantung normal orang dewasa rata-rata 60-100 kali per menit.

Dalam dunia medis, kondisi saat detak jantung seseorang lebih dari 100 kali per menit disebut palpitasi.

Tidak semua kondisi jantung berdebar-debar selalu tanda penyakit jantung.

Kondisi tertentu bisa menyebabkan jantung berdebar, di antaranya aktivitas fisik berat, stres, takut, cemas, panik, hamil atau haid, serta konsumsi alkohol, nikotin, dan kafein berlebihan.

Selain itu, beberapa kondisi medis bisa membuat dada berdebar. Antara lain gula darah rendah, tekanan darah rendah, demam, anemia, dehidrasi, atau efek samping obat-obatan.

Di luar masalah medis tertentu, ada beberapa cara menghilangkan jantung berdebar.

Baca juga: Kenapa Jantung Berdebar Kencang Tanpa Sebab Jelas?

Melansir Healthline, berikut cara mengatasi jantung berdebar kencang:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Health
7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

Health
14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

Health
8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Health
Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Health
6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

Health
14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Health
8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

Health
5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

Health
8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Health
Apa itu Operasi Lasik Mata?

Apa itu Operasi Lasik Mata?

Health
13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Health
7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X