Kompas.com - 05/08/2020, 16:31 WIB
Ilustrasi anak obesitas ShutterstockIlustrasi anak obesitas

Keterlibatan faktor genetik dalam meningkatkan faktor risiko kegemukan dan obesitas diketahui berdasarkan fakta adanya perbedaan kecepatan metabolisme tubuh antara satu individu dengan individu lainnya.

Anak yang memiliki kecepatan metabolisme lebih lambat alhasil memiliki risiko lebih besar dalam menderita kegemukan dan obesitas.

Pelbagai penelitian mengungkap fakta bahwa beberapa gen terlibat dalam hal ini.

Kegemukan dan obesitas pada anak sendiri merupakan konsekuensi dari asupan kalori (energi) yang melebihi kalori yang dibakar pada proses metabolisme di dalam tubuh.

Baca juga: Ini 11 Efek Buruk dari Suka Marah Selain Bikin Darah Tinggi

Selain itu, latar belakang ras juga berkaitan dengan perbedaan kecepatan metabolisme tubuh.

Di Amerika Serikat (AS), rasa kulit putih pada periode prapubertas memiliki kecepatan metabolisme yang lebih besar dibanding sebaya mereka dari ras kulit hitam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, ras kulit hitam di AS cenderung lebih rentan menderita kegemukan dan obesitas ketimbang ras kulit putih.

Meski demikian, tidak sedikit ahli kesehatan yang menilai bahwa faktor genetik bukanlah hal utama dalam peningkatan risiko kegemukan dan obesitas pada anak.

Anggapan tersebut mengacu pada fakta bahwa tidak terdapat perubahan genetik yang bermakna pada manusia selama kurun waktu tiga dasawarsa terakhir, sedangkan peningkatan prevalensi kegemukan dan obesitas di seluruh dunia menunjukkan fenomena sebaliknya.

Fakta mengenai genetika bukanlah faktor risiko utama bagi kegemukan dan obesitas pada anak, memberi pesa kuat bagi para orangtua untuk tidak bersikap pasif dan cenderung menyalahkan garis keturunan ketika anak mengalami kegemukan atau obesitas.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.