Waspadai, Ini 3 Hal yang Bisa Picu Perubahan Ekstrem Suasana Hati

Kompas.com - 27/08/2020, 18:04 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Hal yang wajar ketika kita merasa sangat bahagia usai mengalami kesedihan.

Namun, perubahan suasana hati semacam itu bisa dianggap sebagai gangguan medis jika menganggu fungsi sehari-hari kita.

Ada beberapa hal yang bisa memicu perubahan suasana hati dengan cepat seperti gangguan kesehatan mental, hormon, penggunaan zat, atau berbagai masalah medis lainnya.

Baca juga: 4 Cara Atasi Insomnia Saat Masa Awal Kehamilan

Berikut berbagai hal yang bisa memicu perubahan suasana hati ekstrem pada manusia:

1. Gangguan kesehatan mental

Berbagai gangguan kesehatan mental bisa menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem.

Berikut berbagai jenis gangguan mental yang memicu perubahan suasana hati:

  • bipolar
  • skizofrenia
  • ADHD
  • gangguan siklotimik.

Baca juga: Stres: Efek, Jenis hingga Cara Mengatasinya

2. Kondisi hormonal

Hormon juga bisa menyebabkan perubahan suasana, terutama hormon yang mempengaruhi kimiawi otak.

Remaja dan wanita yang sedang hamil atau mengalami menopause, misalnya, berisiko mengalami perubahan mood karena perubahan hormonal yang terkait dengan fase perkembangan tubuh mereka.

3. Kondisi kesehatan fisik

Kondisi kesehatan fisik, terutama penyakit kronis atau terminal, dapat berdampak besar pada suasana hati seseorang.

Perubahan ini bisa terjadi melalui perubahan hormon atau fungsi otak.Namun, kondisi ini juga bisa menjadi efek samping dari gangguan kesehatan mental seperti depresi atau kecemasan.

Contoh penyakit fisik yang dapat menyebabkan perubahan suasana hati antara lain:

  • alzheimer
  • penyakit jantung koroner
  • diabetes
  • epilepsi
  • HIV
  • multiple sclerosis (MS)
  • penyakit Parkinson
  • artritis reumatoid
  • stroke
  • gangguan tiroid.

Baca juga: Panu: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

Selain penyebab tersebut, gangguan suasanahati juga bisa dipicu oleh stres, pola tidur yang buruk, perubahan gaya hidup, efek konsumsi obat tertentu dan pola makan yang keliru.

Jika Anda mengalami perubahan suasana hati yang sering dan parah,sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Untuk mempermudah pengobatan, kita juga bisa mencatat kapan kita mengalami perubahan suasana hati dan apa yang kita lakukan sebelum hal itu terjadi.

Cara ini dapat membantu dokter untuk menemukan hal yang memicu perubahan suasana hati tersebut.

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X