Kompas.com - 15/09/2020, 15:02 WIB
  • Salah satu bagian tubuh terasa lemas
  • Bagian tubuh kesemutan
  • Gangguan berjalan
  • Gangguan bicara
  • Penglihatan kabur
  • Tidak dapat menahan buang air besar (BAB) juga
  • Penurunan kesadaran

Faktor risiko inkontinensia urine

Kelima jenis inkontinensia urine di atas dapat dialami oleh siapa saja, tergantung faktor risiko yang dimiliki masing-masing orang.

Melansir Cleveland Clinic, berikut ini beberapa faktor risiko inkontinensia urine yang dapat dipahami:

1. Usia lanjut

Ketika seseorang bertambah usia, kekuatan otot-otot di kandung kemih dan uretra menurun, sehingga menyebabkan urine tidak dapat ditahan secara optimal.

Inkontinensia juga sering kali menjadi bagian dari sindrom geriatri atau sekumpulan masalah kesehatan yang terjadi pada lansia.

Baca juga: Penyebab Urine Berbusa dan Cara Mengatasinya

2. Jenis kelamin wanita

Inkontinensia urine dilaporkan lebih banyak menyerang wanita dibandingkan pria.

Pada wanita lebih sering terjadi inkontinensia tekanan yang disebabkan oleh kehamilan, proses persalinan, menopause, dan anatomi traktus urinarius wanita.

Sedangkan pada pria, lebih sering terjadi inkontinensia desakan dan luapan yang disebabkan oleh masalah prostat.

3. Berat badan berlebih

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.