Amankah Mengonsumsi Multivitamin Setiap Hari?

Kompas.com - 30/10/2020, 15:03 WIB
Ilustrasi multivitamin SHUTTERSTOCK/PixelblissIlustrasi multivitamin

KOMPAS.com - Multivitamin banyak dikonsumsi orang sebagai suplemen untuk menjaga kesehatan tubuh.

Multivitamin memang kombinasi dari banyak vitamin berbeda yang biasanya ditemukan dalam makanan dan sumber alami lainnya.

Suplemen ini juga bisa digunakan untuk mengatasi kekurangan vitamin yang disebabkan oleh penyakit tertentu, kehamilan, gizi buruk, gangguan pencernaan, dan berbagai kondisi lainnya.

Baca juga: 4 Cara Mudah Turunkan Kolesterol Tanpa Obat

Namun, amankah jika kita mengonsumsi multivitamin setiap hari?

Menurut pakar diet dari Cleveland Clinic, Anna Taylor, multivitamin bukanlah cara terbaik untuk memenuhi asupan nutrisi atau vitamin yang kita butuhkan setiap harinya.

Tak jauh berbeda dengan pendapat Taylor, ahli penyakit dalam Raul Seballos, mengatakan, mengonsumsi multivitamin tidak akan menurunkan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian akibat penyakit kardiovaskular pada orang dewasa yang sehat.

Faktanya, laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan, tidak ada cukup bukti untuk mendukung manfaat apa pun dari suplemen vitamin dan mineral untuk pencegahan kanker atau penyakit kardiovaskular.

Untuk pria berusia 65 tahun atau lebih, multivitamin tidak memberikan manfaat kognitif.

"Bagaimanapun juga, multivitamin tidak akan menggantikan manfaat pola makan sehat," ucap Seballos.

Efek samping multivitamin

Banyak suplemen multivitamin yang bisa memicu efek samping serius jika dikonsumsi dalam dosis besar.

Itu sebabnya, jangan mengonsumsinya melebihi ketentuan atau resep dokter. Sebelum mengonsumsi multivitamin, ada baiknya kita berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Kebutuhan dosis multivitamin setiaporang berbeda-beda. Bagi ibu hamil, konsumsi multivitamin sembarangan bisa membahayakan janin.

Untuk mencegah efek sampin tersebut, hindari pula mengonsumsi lebih dari satu produk multivitamin.

Selain itu, kita juga harus berhati-hati pada kandungan yang ada di dalam multivitamin.

Pasalnya, beberapa bahan dalam multivitamin bisa memicu noda gigi, peningkatan buang air kecil, pendarahan lambung, detak jantung tidak normal, kebingungan, dan kelemahan otot atau perasaan lemas.

Itu sebabnya, baca label produk untuk memastikan kandungan yang ada di dalamnya.

Siapa yang harus mengonsumsi multivitamin?

Meski tak bisa menggantikan manfaat pola makan sehat, beberapa orang dalam kondisi berikut perlu mengonsumsi multivitamin:

- Orang tua

Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh menyerap vitamin B12 semakin berkurang.

Tak hanya itu, orang berusia lanjut juga membutuhkan lebih banyak kalsium dan vitamin D. Itu sebabnya, orang dalam kategori ini memerlukan asupan multivitamin.

Baca juga: Cegah Sakit Punggung dengan 6 Cara Mudah Ini

- Vegetarian

Sebagian besar vitamin B12 ditemukan dalam makanan hewani. Jadi, mereka yang melakoni pola hidup vegan rentan mengalami kekurangan vitamin B12.

Gaya hidup vegan juga membuat kita rentan kekurangan kalsium, seng, zat besi, vitamin, dan asam lemak omega 3.

Selain kelompok tersebut, orang yang menjalani operasi penurunan berat badan, diet rendah kalori, memiliki nafsu makan yang buruk, atau kekurangan nutrisi, juga perlu mengonsumsi multivitamin.

Namun, konsumsilah sesuai petunjuk atau resep dokter untuk menghindari efek samping.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X