Kompas.com - 03/11/2020, 12:06 WIB
Ilustrasi berkeringat AntonioGuillemIlustrasi berkeringat

KOMPAS.com - Diabetes dapat mempersulit tubuh penderitanya untuk mempertahankan suhu yang stabil dan menghasilkan jumlah keringat yang tepat untuk menjaga tubuh tetap dingin.

Penyebabnya termasuk ketidakseimbangan hormon, faktor kardiovaskular, dan stres yang bisa ditimbulkan oleh diabetes itu sendiri.

Komplikasi berkeringat abnormal bisa menjadi tanda bahwa seseorang perlu meninjau kembali manajemen diabetesnya, termasuk manajemen kadar gula darah yang efektif.

Baca juga: Bagaimana Diabetes Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Diabetes dan berkeringat

Merangkum Medical News Today, berkeringat pada seseorang terutama terjadi karena dua alasan, yakni:

  • Untuk mengatur suhu tubuh, misalnya saat cuaca panas dan saat beraktivitas fisik
  • Menanggapi stres emosional

Keringat ini di antaranya dapat muncul di bagian tubuh, seperti:

  • Ketiak
  • Wajah dan mungkin dada dan leher
  • Tangan dan kaki

Kondisi medis tertentu, seperti diabetes, dapat mengganggu keringat normal, sehingga penderitanya bisa berkeringat terlalu banyak (hiperhidrosis) atau terlalu sedikit (anhidrosis).

Orang dengan diabetes tipe 1 mungkin mengalami atau menemukan bahwa mereka berkeringat berlebihan di tubuh bagian atas, sementara tubuh bagian bawah, seperti kaki cenderung tidak berkeringat.

Alasan paling umum untuk keringat yang tidak biasa pada penderita diabetes adalah:

  • Kadar gula darah rendah
  • Kerusakan sistem saraf terkait diabetes

Baca juga: Benarkah Telapak Tangan Sering Berkeringat Gejala Paru-paru Basah?

Gula darah yang sangat rendah, yakni biasanya di bawah 70 miligram per desiliter (mg/dl) dapat menyebabkan respons “melawan atau lari”, memicu pelepasan hormon yang meningkatkan keringat.

Sementara, ketika kadar gula darah terlalu tinggi dalam waktu yang terlalu lama, dapat menyebabkan kerusakan fungsi saraf yang dikenal sebagai neuropati diabetik.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Cegah Stunting, BKKBN Wajibkan Prakonsepsi untuk Calon Pengantin

Untuk Cegah Stunting, BKKBN Wajibkan Prakonsepsi untuk Calon Pengantin

Health
8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

Health
Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Health
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal

Penyakit
Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Health
BKKBN Siapkan 'Tim Pendamping Warga' untuk Kejar Target Stunting Nasional

BKKBN Siapkan "Tim Pendamping Warga" untuk Kejar Target Stunting Nasional

Health
Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Health
8 Gejala Tumor Otak

8 Gejala Tumor Otak

Health
Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Health
Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Health
3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

Health
8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.