Kompas.com - 05/11/2020, 10:39 WIB
Ilustrasi penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) yang disebabkan konsumsi garam berlebihan. SHUTTERSTOCK/NIKCOAIlustrasi penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) yang disebabkan konsumsi garam berlebihan.

Garam atau lebih tepatnya natrium dalam garam adalah kontributor utama untuk tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Melansir Health Line, garam bisa menyebabkan darah tinggi karena natrium dapat memengaruhi keseimbangan cairan dalam darah.

Garam meja kurang lebih dapat mengandung sekitar 40 persen natrium.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Natrium Tinggi

Demi kesehatan, pengidap darah tinggi sendiri direkomendasikan untuk tidak mengonsumsi natrium lebih dari 2.300 miligram (mg) atau setara dengan 1 sendok teh garam setiap hari.

Perlu diwaspadai, natrium atau sodium bukan hanya bisa didapat dari konsumsi makanan asin.

Mineral ini mungkin juga tersembunyi di tempat yang tidak terduga.

Beberapa makanan berikut bisa menjadi kontributor utama asupan garam harian seseorang:

  • Roti
  • Pizza
  • Sandwich
  • Daging yang diawetkan
  • Sup
  • Taco

Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan

2. Daging deli

Daging deli atau daging olahan yang sudah dipotong menjadi lembaran sering kali dikemas dengan natrium. Itu karena produsen mengawetkan, membumbui, dan mengawetkan daging ini dengan garam.

Menurut database United States Department of Agriculture (USDA), hanya dua potong daging bologna sudah mengandung 910 mg sodium. Sementara satu hot dog bisa mengandung 567 mg natrium.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X