Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/11/2020, 08:02 WIB

Paparan asap rokok dapat mempersempit saluran udara dan menghambat kelancaran pernapasan.

Dalam jangka pendek, paparan asap rokok bisa memicu peradangan sampai bronkitis kronis.

Seiring berjalannya waktu, asap rokok juga bisa merusak jaringan paru-paru dan menyebabkan kanker.

2. Minimalkan paparan polutan

Tak hanya asap rokok, paparan polutan seperti bahan kimia berbahaya seperti asap kendaraan, polusi, dan radon juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan.

Polutan dapat merusak saluran udara, bagian dari organ pernapasan.

Untuk itu, pastikan Anda menggunakan masker di tempat yang rentan banyak polutan.

Selain itu, buat sirkulasi udara di rumah selalu sehat dengan memaksimalkan ventilasi udara dan pastikan rumah bebas radon.

Baca juga: Sistem Pernapasan: Fungsi, Organ, Cara Menjaga agar Tetap Sehat

3. Cegah infeksi organ pernapasan

Ilustrasi cuci tangan, salah satu penerapan 3M, sangat penting dalam mencegah potensi penularan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Studi peneliti Jepang menemukan virus SARS-CoV-2 dapat bertahan di kulit manusia selama 9 jam.SHUTTERSTOCK/Maridav Ilustrasi cuci tangan, salah satu penerapan 3M, sangat penting dalam mencegah potensi penularan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Studi peneliti Jepang menemukan virus SARS-CoV-2 dapat bertahan di kulit manusia selama 9 jam.
Cara merawat organ pernapasan lainnya yakni mencegah infeksi.

Infeksi pada saluran pernapasan bisa menimbulkan komplikasi serius.

Ada beberapa cara untuk mencegah infeksi organ pernapasan, antara lain:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+