5 Gejala Pembekuan Darah Sesuai Bagian Tubuh yang Terkena

Kompas.com - 23/02/2021, 14:06 WIB
ilustrasi sesak napas shutterstock/Twinsterphotoilustrasi sesak napas

KOMPAS.com –  Pembekuan darah adalah fungsi normal yang terjadi saat Anda mengalami cedera.

Hal ini merupakan respons alami tubuh ketika pembuluh darah terluka, sehingga pendarahan dapat berhenti.

Namun, terkadang penggumpulan darah bisa menyebabkan komplikasi.

Baca juga: 11 Gejala Emboli Paru yang Perlu Diwaspadai

Kadang-kadang gumpalan darah akan terbentuk di dalam pembuluh darah, yang merupakan arteri atau vena.

Penggumpalan darah bisa terjadi bahkan saat tidak ada cedera atau ketika tidak dibutuhkan.

Gumpalan juga dapat gagal larut setelah cedera sembuh. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditemukan dan diobati.

Beberapa komplikasi penggumpalan darah bisa jadi serius dan bahkan mengancam jiwa, terutama jika gumpalan terbentuk di pembuluh darah.

Oleh sebab itu, penting untuk memahami gejala pembekuan sehingga siapa saja bisa mendapatkan perawatan sebelum komplikasi terjadi.

Gejala pembekuan darah

Merangkum Health Line, gejala pembekuan darah dapat bervariasi tergantung pada bagian tubuh yang terkena.

Ini termasuk:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X