Kompas.com - 17/03/2021, 14:21 WIB
Ilustrasi diabetes ThinkstockIlustrasi diabetes

KOMPAS.com - Penderita diabetes sangat rentan mengalami komplikasi seperti serangan jantung dan stroke.

Mereka juga rentan mengalami masalah kesehatan di area kaki. Oleh karena itu penderita diabetes harus mengelola gejala dan mengontrol gula darah sebaik mungkin.

Diabetes adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat menghasilkan cukup insulin atau menggunakan insulin dengan benar.

Akibatnya, kadar gula dalam darah naik di atas normal. Gula darah tinggi yang tidak terkontrol dapat mengurangi aliran darah di kaki yang menyebabkan komplikasi serius.

Untuk mencegah hal itu terjadi, Anda perlu mengenali tanda awal yang muncul dan menjaga keseimbangan gula darah.

Baca juga: 3 Cara Atasi Eksim Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Masalah Pada Kaki Akibat Diabetes
Gula darah tinggi yang tidak terkontrol dapat mengurangi aliran darah di kaki yang menyebabkan komplikasi serius.
Bagikan artikel ini melalui

Komplikasi kaki akibat diabetes

Gula darah tinggi yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah secara bertahap, membatasi aliran darah ke organ tubuh dan bagian lain dari tubuh.

Kekurangan aliran darah bisa memicu penyakit jantung, stroke, masalah ginjal, bahkan gangguan penglihatan.

Kerusakan pembuluh darah juga memengaruhi aliran darah ke kaki Anda, menyebabkan sejumlah gangguan berikut:

1. Neuropati diabetes

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar setengah dari orang yang hidup dengan diabetes mengalami neuropati diabetes atau kerusakan saraf.

Kerusakan ini dapat terjadi di mana bagian tubuh mana saja, tetapi seringkali memengaruhi saraf di kaki dan tungkai.

Kerusakan saraf dapat menyebabkan sensasi kesemutan dan nyeri di kaki.

Saat kondisi memburuk, Anda bisa saja mengalami mati rasa di kaki. Kondisi ini bisa menyebabkan luka pada kaki sulit disembuhkan.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa memicu infeksi.

2. Ganggren

Neuropati diabetes dapat menyebabkan komplikasi lain. Aliran darah yang berkurang ke kaki menyebabkan luka atau infeksisulit disembuhkan.

Infeksi yang tidak kunjung sembuh dapat memicu gangren, yaitu kematian jaringan karena kurangnya aliran darah.

Jika gangren mulai memengaruhi bagian lain di tubuh, dokter mungkin akan melakukan tidakan amputasi pada kaki atau tungkai untuk menghentikan penyebarannya.

Baca juga: Hati-Hati, Merokok Bisa Memperburuk Rasa Sakit

3. Penyakit vaskular perifer

Diabetes juga dapat menyebabkan gangguan sirkulasi yang dikenal sebagai penyakit pembuluh darah perifer.

Penyakit kardiovaskular ini disebabkan oleh aliran darah yang terbatas ke tungkai dan kaki.
Penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah juga membatasi aliran darah.

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, namun risikonya lebih tinggi pada penderita diabetes karena perubahan pembuluh darah seringkali menghambat kelancaran aliran darah.

Selain itu, gula darah tinggi dapat mengentalkan darah hingga tidak dapat mengalir dengan mudah.

4. Charcot foot

Charcot foot merupakan suatu kondisi yang menyebabkan melemahnya tulang di kaki karena kerusakan saraf yang signifikan (neuropati).

Melemahnya tulang bisa merusak persendiaan dan mengubah bentuk kaki.

Charcot foot adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan deformitas parah, kecacatan, dan bahkan amputasi.

 


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kaki Kaku
Kaki Kaku
PENYAKIT
Kaki Bengkak
Kaki Bengkak
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Health
Mata Lelah

Mata Lelah

Penyakit
Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Health
Konjungtivis (Mata Merah)

Konjungtivis (Mata Merah)

Penyakit
15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Health
Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.