Kompas.com - 20/03/2021, 06:15 WIB
Membunyikan atau meretakkan jari siam.pukkatoMembunyikan atau meretakkan jari

KOMPAS.com- Membunyikan atau meretakkan jari memang terasa melegakan dan mampu melepaskan ketegangan.

Ketika meretakkan jari akan terdengar bunyi letupan yang terasa melegakan.

Bunyi tersebut ternyata berasal dari pelepasan gelembung nitrogen dari ruang di sekitar sendi.

Suara muncul saat gelembung dikompresi. Banyak orang berpikir meretakan buku-buku jari bisa menyebabkan rasa sakit, menyebabkan pembengkakan, atau mengibah bentuk sendi.

Baca juga: Alasan Wanita Rentan Mengalami Osteoporisis dan Cara Mengatasinya

Sebenarnya, kemungkinan hal itu terjadi sangatlah kecil. Jika hal buruk tersebut benar-benar terjadi, kemungkinan besar ada gangguan lain yang sedang Anda alami.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebiasaan meretakan bukujari memang bisa menyebabkan sendi terlepas ata melukai ligamen di sekitar sendi. Namun, hal itu hanya terjadi jika dilakukan dengan kekuatan yang tinggi.

Jika Anda menyadari persendian terasa nyeri atau bengkak saat meretakkan buku-buku jari Anda, kemungkinan besar itu disebabkan oleh kondisi lain, seperti artritis atau asam urat.

Meski demikian, ada risiko lain yang mengintai Anda jika sering membunyikan jari.

Menurut data Medical News, membunyikan jari bisa menyebabkan munculnya peradangan sendi kronis dan memengaruhi kekuatan tangan.

Selain itu, suara yang ditimbulkan bisa menganggu orang di sekitar Anda. Hal ini juga akan membuat Anda sulit menghentikan kebiasaan ini.

Baca juga: 4 Cara Mudah Cegah Sering Buang Air Kecil di Malam Hari

Lalu bagaimana cara menghindari kebiasaan membunyikan jari?

  • Agar menyembunyikan jari tak jadi kebiasaan, berikut caranya:
  • Pikirkan mengapa Anda melakukannya dan cobalah mengatasi penyebabnya.
  • Temukan cara lain untuk menghilangkan stres, seperti latihan pernapaan, olahraga, atau meditasi.
  • Sadarilah setiap kali Anda meretakkan buku-buku jari Anda dan secara sadar hentikan diri Anda sendiri.
  • Kenakan karet gelang dan kencangkan setiap kali Anda akan meretakkan buku-buku jari.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Skizofrenia
Skizofrenia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.