Maka dari itu sangat disarankan bagi siapa saja untuk mencukupi kebutuhan minum 8-10 gelas atau 2 liter air putih setiap hari.
Baca juga: 9 Bahaya Tak Minum Air Putih 8 Gelas Sehari
Pada hari biasa, aktivitas minum tersebut dapat dilakukan pada waktu-waktu berikut:
Melansir Mayo Clinic, kurang minum bukanlah satu-satunya hal yang mungkin dianggap sepele yang bisa menjadi penyebab darah tinggi.
Beberapa hal berikut juga bisa menjadi faktor risiko hipertensi:
Semakin besar berat badan Anda, maka kian banyak darah yang Anda butuhkan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke jaringan Anda.
Ketika jumlah darah yang mengalir melalui pembuluh darah Anda meningkat, begitu juga dengan tekanan pada dinding arteri Anda.
Baca juga: 3 Cara Mengukur Obesitas, Mana yang Terbaik?
Orang yang tidak aktif cenderung memiliki detak jantung yang lebih tinggi.
Semakin tinggi detak jantung Anda, maka kian keras jantung Anda harus bekerja dengan setiap kontraksi dan semakin kuat tekanan pada arteri Anda.
Kurangnya aktivitas fisik juga meningkatkan risiko kelebihan berat badan.
Tidak hanya merokok atau mengunyah tembakau langsung yang dapat meningkatkan tekanan darah Anda untuk sementara, tetapi bahan kimia dalam tembakau dapat merusak lapisan dinding arteri Anda.
Ini dapat menyebabkan arteri Anda menyempit dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Menjadi perokok pasif juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung Anda.
Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik
Terlalu banyak natrium dalam makanan Anda dapat menyebabkan tubuh Anda menahan cairan, yang meningkatkan tekanan darah.
Kalium membantu menyeimbangkan jumlah natrium dalam sel Anda.
Keseimbangan kalium yang tepat sangat penting untuk kesehatan jantung yang baik.