Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/03/2021, 14:07 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti:

  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Batuk
  • Demam
  • Kelenjar getah bening yang membengkak
  • Penurunan berat badan
  • Diare

Jika infeksi HIV berkembang menjadi AIDS, tubuh menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik.

Baca juga: 4 Cara Penularan HIV/AIDS dan Efektivitasnya

AIDS menempatkan Anda pada peningkatan risiko banyak infeksi, termasuk virus herpes yang disebut cytomegalovirus. Ini dapat menyebabkan masalah pada mata, paru-paru, dan saluran pencernaan Anda.

Sarkoma kaposi, kemungkinan infeksi lain, adalah kanker dinding pembuluh darah. Ini jarang terjadi pada masyarakat umum, tetapi umum menimpa orang yang HIV-positif.

Gejala berupa lesi merah atau ungu tua pada mulut dan kulit. Sarkoma kaposi juga dapat menyebabkan masalah pada paru-paru, saluran pencernaan, dan organ internal lainnya.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

HIV dan AIDS juga membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena limfoma, kanker yang terjadi pada kelenjar getah bening.

Tanda awal limfoma adalah pembengkakan kelenjar getah bening.

2. Sistem pernapasan dan kardiovaskular

HIV dapat meningkatkan risiko salesma, influenza, dan pneumonia.

Baca juga: 6 Efek Pneumonia pada Tubuh yang Layak Diantisipasi

Tanpa pengobatan pencegahan untuk HIV, pengobatan lanjutan menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar untuk komplikasi seperti tuberkulosis, pneumonia, dan penyakit yang disebut pneumocystis carinii pneumonia (PCP).

PCP bisa menyebabkan:

  • Kesulitan bernapas
  • Batuk
  • Demam

Risiko Anda terkena kanker paru-paru juga meningkat dengan HIV. Ini disebabkan oleh paru-paru yang melemah akibat berbagai masalah pernapasan yang berkaitan dengan sistem kekebalan yang melemah.

Menurut National AIDS Manual (NAM), kanker paru-paru lebih umum pada orang dengan HIV dibandingkan dengan orang yang tidak terinfeksi.

HIV juga dilaporkan dapat meningkatkan risiko hipertensi arteri paru atau pulmonary arterial hypertension (PAH).

Baca juga: Akhiri HIV/AIDS pada 2030, Perkuat Kolaborasi dan Tingkatkan Solidaritas!

PAH adalah jenis tekanan darah tinggi di arteri yang memasok darah ke paru-paru.

Seiring waktu, PAH akan membebani jantung Anda.

Jika Anda mengidap HIV dan telah mengalami gangguan sistem kekebalan (memiliki jumlah sel T yang rendah), Anda juga lebih rentan terhadap tuberkulosis (TB), penyebab utama kematian pada orang yang mengidap AIDS.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

TB adalah bakteri di udara yang memengaruhi paru-paru.

Gejala TB berupa nyeri dada dan batuk parah yang mungkin mengandung darah atau dahak, yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan.

3. Sistem pencernaan

Karena HIV memengaruhi sistem kekebalan Anda, itu juga membuat tubuh Anda lebih rentan terhadap infeksi yang dapat memengaruhi sistem pencernaan Anda.

Masalah pada saluran pencernaan Anda juga dapat menurunkan nafsu makan dan membuat Anda sulit makan dengan benar.

Baca juga: 9 Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan Secara Alami

Akibatnya, penurunan berat badan adalah efek samping yang umum.

Infeksi umum yang terkait dengan HIV adalah oral thrush, yang meliputi peradangan dan lapisan putih di lidah.

Oral thrush juga bisa menyebabkan radang esofagus, yang bisa membuat penderita sulit makan.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

Infeksi virus lain yang memengaruhi organ mulut adalah oral hairy leukoplakia, yang menyebabkan lesi putih di lidah.

Infeksi Salmonella dapat menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi, dan bisa menyebabkan diare, sakit perut, serta muntah.

Siapa pun bisa tertular infeksi Salmonella, tetapi jika Anda mengidap HIV, Anda berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius akibat infeksi ini.

Mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi juga dapat menyebabkan infeksi usus akibat parasit yang disebut cryptosporidiosis.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Houthi Klaim Dapat Kiriman 22 Rudal AS di Sanaa dan Saada
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau