Kompas.com - 19/04/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi Gerd. SHUTTERSTOCK/GBALLGIGGSPHOTOIlustrasi Gerd.

KOMPAS.com - Sejumlah penderita penyakit asam lambung jamak mengalami gangguan pencernaan selama puasa.

Tak jarang, penyakit asam lambung yang kumat sampai parah bisa membuat sebagian penderitanya batal puasa.

Gejala asam lambung naik seperti sakit perut yang menjalar sampai ke dada (heartburn), perut begah, sendawa, mual, sampai muntah biasanya kambuh setelah penderita makan terlalu banyak atau perut kosong terlalu lama.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik saat Puasa

Namun, para penderita asam lambung jangan berkecil hati puasanya bakal terus-menerus terganggu.

Dilansir dari Khaalej Times, dengan pola makan sehat dan pencernaan yang mulai beradaptasi dengan puasa, penderita bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar.

Terutama bagi penderita asam lambung yang kondisinya tidak fatal dan penyakitnya terkontrol.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

6 Tips Puasa untuk Penderita Asam Lambung
Dengan pola makan sehat dan pencernaan yang mulai beradaptasi dengan puasa, penderita asam lambung bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar.
Bagikan artikel ini melalui

Berikut beberapa tips puasa untuk penderita asam lambung agar penyakit tak gampang kambuh:

1. Hindari makan berlebihan

Melansir Dietitians, Makan berlebihan saat buka puasa atau sahur bisa membuat pencernaan kaget dan asam lambung naik.

Pasalnya, terlalu banyak makanan di perut bisa menekan bagian lambung dan memicu naiknya asam lambung.

Karena enzim pencernaan jumlahnya terbatas, makanan yang berlebihan butuh waktu lebih lama dicerna di perut dan proses pencernaan berjalan lebih lambat.

Perut yang kepenuhan terlalu lama tersebut akan terasa tidak nyaman sampai sakit.

Baca juga: 8 Makanan Camilan untuk Penderita Asam Lambung

2. Kunyah makanan perlahan-lahan

Penderita penyakit asam lambung yang doyan makan terlalu cepat atau terburu-buru ada baiknya mengubah kebiasaan makan ini.

Mulai sekarang, kunyah makanan perlahan-lahan. Makan pelan-pelan tidak hanya baik untuk kesehatan pencernaan tapi juga bisa mencegah makan berlebihan.

Ingat, butuh waktu sekitar 20 menit bagi perut untuk memberitahu otak bahwa kita sudah kenyang.

Siapkan porsi makan secukupnya di piring. Lalu nikmati makanan yang tersaji di depan mata dengan penuh kesadaran.

Hindari makan sambil menonton televisi, bermain gawai, atau mengerjakan kegiatan lain yang membuat fokus makan terganggu.

Baca juga: 6 Bahaya Asam Lambung Kronis yang Pantang Disepelekan

3. Hindari makanan berminyak, pedas, dan gorengan

Tips puasa untuk penderita asam lambung lainnya yakni pilih jenis menu yang tepat.

Hindari makanan berminyak, sangat pedas, dan gorengan. Lemak tak sehat adalah musuh utama penderita asam lambung karena cenderung lambat dicerna dan bisa memicu asam lambung naik.

Tak hanya itu, makanan pedas juga bisa memicu sakit perut dan membuat asam lambung gampang naik.

Baca juga: Vitamin C untuk Penderita Asam Lambung

4. Jangan langsung tidur atau rebahan setelah makan

Banyak orang merasakan asam lambungnya naik lantaran tak tahan untuk rebahan atau berbaring setelah makan.

Tiduran setelah makan termasuk kebiasaan buruk yang wajib dihindari penderita asam lambung.

Setelah makan, upayakan untuk jalan-jalan ringan di sekitar rumah atau cuci piring sebentar.

Selain itu, atur jadwal makan agar tak terlalu dekat dengan waktu tidur. Berikan jeda setidaknya dua jam antara waktu makan dan tidur.

Baca juga: Posisi Tidur saat Asam Lambung Naik

5. Minum obat asam lambung

Tips puasa untuk penderita asam lambung yang tak kalah penting adalah tetap minum obat saat sahur dan setelah buka puasa.

Konsultasikan ke dokter terkait obat asam lambung paling tepat untuk mencegah penyakit kumat saat puasa.

Selain itu, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter jika puasa terasa sangat berat karena gejala penyakit cukup parah.

Baca juga: 4 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
Kulit Bersisik

Kulit Bersisik

Penyakit
4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Health
Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
Infeksi Parasit

Infeksi Parasit

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.