Kompas.com - 08/05/2021, 10:01 WIB
Ilustrasi dokter memeriksa kesehatan jantung anak. Covid-19 bisa menyebabkan kerusakan jantung pada anak-anak dengan sindrom inflamasi multisistem (MIS-C), menyebabkan peradangan pada banyak organ. SHUTTERSTOCK/New AfricaIlustrasi dokter memeriksa kesehatan jantung anak. Covid-19 bisa menyebabkan kerusakan jantung pada anak-anak dengan sindrom inflamasi multisistem (MIS-C), menyebabkan peradangan pada banyak organ.

KOMPAS.com - Ketika terkena suatu penyakit atau mengalami masalah kesehatan, dokter kerap menyebut pasiennya mengalami peradangan.

Peradangan bukanlah penyakit. Namun, masalah kesehatan ini tak jarang menyebabkan rasa sakit.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang apa itu peradangan, jenis peradangan, sampai penyebab dan gejalanya yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: 7 Gejala Demam Rematik dan Penyebabnya

Apa itu peradangan?

Peradangan adalah respons alami sistem daya tahan tubuh saat menghadapi penyakit atau cedera.

Melansir Verywell Health, saat mengalami peradangan, seseorang bisa merasakan bagian tubuhnya sakit atau tidak enak badan.

Rasa nyeri ini muncul ketika bagian tubuh yang meradang mengalami pembengkakan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagian yang bengkak tersebut mendorong ujung saraf yang sensitif dan mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak.

Selain itu, beberapa proses kimiawi peradangan memengaruhi saraf, sehingga muncul sensasi nyeri.

Peningkatan jumlah sel dan zat peradangan juga dapat memasuki bagian tubuh seperti persendian.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan iritasi, membuat lapisan terdampak bengkak, lalu merusak area sekitarnya.

Baca juga: 8 Penyebab Menggigil Tanpa Demam

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X