Banyak makanan olahan mengandung pemanis buatan. Ini adalah alternatif gula yang ditambahkan ke makanan dan minuman untuk menambah rasa manis.
Sayangnya, pemanis ini bisa menyebabkan migrain. Aspartam khususnya dianggap bisa memicu episode migrain.
Baca juga: 5 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebihan, Tak Hanya Diabetes
3. Alkohol
Alkohol adalah salah satu produk umum yang dianggap bisa memicu migrain.
Menurut sebuah studi, lebih dari 35 persen pasrtisipan dengan migrain melaporkan bahwa alkohol adalah salah satu pemicu umum serangan migrain.
Red wine khususnya, dilaporkan sebagai pemicu serangan migrain di lebih dari 77 persen partisipan yang melaporkan alkohol sebagai pemicu.
Alkohol pada dasarnya dapat menyebabkan dehidrasi, yang merupakan penyebab utama timbulnya sakit kepala.
4. Cokelat
Menurut American Migraine Foundation, cokelat dianggap pemicu paling umum kedua untuk serangan migrain setelah alkohol.
Para ahli di sana mengatakan, cokelat memengaruhi sekitar 22 persen orang yang mengalami migrain.
Pasalnya, cokelat mengandung kafein dan beta-phenylethylamine yang dapat memicu sakit kepala pada beberapa orang.
Baca juga: 7 Manfaat Cokelat Hitam Bagi Kesehatan
5. Makanan yang mengandung MSG
Monosodium glutamat (MSG) adalah garam natrium dari asam glutamat yang sering ditambahkan pada makanan sebagai penyedap rasa.
Pada dasarnya MSG dianggap aman untuk dimakan, tetapi beberapa peneliti menghubungkannya dengan serangan migrain.
American Migraine Foundation mencatat bahwa hal itu dapat memicu episode migrain parah pada 10 hingga 15 persen penderita migrain. Pengawet lain mungkin juga menjadi pemicu pada beberapa orang.