Kompas.com - 20/05/2021, 12:01 WIB
Ilustrasi serangan jantung, jantung berdebar ShutterstockIlustrasi serangan jantung, jantung berdebar

KOMPAS.com – Sepsis adalah kondisi ketika respons tubuh terhadap infeksi merusak jaringannya sendiri.

Sepsis berkembang ketika bahan kimia yang dilepas sistem kekebalan ke aliran darah untuk melawan infeksi menyebabkan peradangan di seluruh tubuh.

Sepsis termasuk kondisi yang tak boleh dibiarkan begitu saja karena bisa mengancam nyawa.

Baca juga: Sepsis: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Melansir Mayo Clinic, saat sepsis memburuk, aliran darah ke organ vital, seperti otak, jantung, dan ginjal dapat terganggu.

Sepsis bisa menyebabkan pembekuan darah tidak normal yang mengakibatkan gumpalann kecil atau pecahnya pembuluh darah yang bisa merusak dan menghancurkan jaringan.

Bahaya sepsis yang perlu diwaspadai

Kebanyakan orang dilaporkan dapat sembuh dari sepsis ringan. Tapi, angka kematian akibat syok septik mencapai 40 persen kasus.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

6 Bahaya Sepsis yang Perlu Diwaspadai
Sepsis adalah kondisi yang tak boleh dibiarkan begitu saja karena bisa menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh dan bahkan kematian.
Bagikan artikel ini melalui

Syok septik adalah komplikasi sepsis. Kasus sepsis yang parah dapat menyebabkan kondisi ini.

Syok septik merupakan penurunan tekanan darah secara signifikan yang dapat menyebabkan masalah organ yang parah dan kematian.

Dilansir dari Everyday Health, meskipun syok septik adalah komplikasi dari sepsis, syok septik memiliki kemungkinan komplikasi tersendiri.

Ini karena tekanan darah rendah yang berbahaya memengaruhi kadar oksigen dan aliran darah.

Baca juga: Sepsis: Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatan

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.