Kompas.com - 25/05/2021, 18:01 WIB
Ilustrasi keguguran. SHUTTERSTOCK/TRAVELPIXSIlustrasi keguguran.

Pada hamil anggur parsial, terdapat jaringan plasenta normal yang tumbuh bersama jaringan plasenta abnormal.

Terkadang janin bisa tumbuh sesaat namun tidak bisa bertahan lama dan menyebabkan keguguran di awal kehamilan.

Hamil anggur butuh penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi serius, termasuk kanker langka.

Baca juga: 5 Penyebab Keguguran yang Sering Terjadi

Ciri-ciri hamil anggur

Kehamilan mola atau hamil anggur terkadang tidak menimbulkan gejala tertentu. Sekilas, masalah kehamilan ini tampak seperti kondisi normal lainnya.

Tapi, ada beberapa ciri-ciri hamil anggur yang jamak dirasakan wanita yang mengandung, di antaranya:

  • Pendarahan berwarna merah cerah atau keluar flek cokelat tua selama trimester pertama kehamilan
  • Mual dan muntah yang parah
  • Terkadang keluar kista mirip anggur dari vagina
  • Nyeri panggul atau rasa tidak nyaman di area panggul

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain tanda hamil anggur di atas, terkadang kehamilan mola juga menunjukkan gejala:

  • Kandungan berukuran lebih besar dan tumbuh lebih cepat ketimbang kondisi biasanya
  • Tekanan darah tinggi
  • Preeklamsia
  • Muncul kista ovarium
  • Anemia
  • Kelenjar tiroid terlalu aktif atau hipertiroid

Sebelum terlambat, jika ada ciri-ciri hamil anggur di atas, sebaiknya ibu hamil segera memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: 10 Ciri-ciri Preeklamsia pada Ibu Hamil

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.