Kompas.com - 31/05/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi sakit kepala Ilustrasi sakit kepala

KOMPAS.com - Pernahkah Anda merasakan pening ketika berdiri secara tiba-tiba?

Hal itu memang rawan terjadi. Sebab, saat berdiri efek gravitasi pada tubuh Anda dapat menyebabkan darah mengendap atau menggenang di pembuluh darah yang ada di bagian bawah tubuh.

Hal ini akan membuat tubuh mengalami sejumlah respon tertentu.

Jika salah satu respons ini mati atau lambat terjadi, akibatnya tekanan darah di otak Anda turun yang menyebabkan Anda merasa pusing.

Karena itu, Anda harus berhati-hati saat mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba.

Jika pening di kepala tidak segera hilang dan membuat Anda seakan mau pingsan, segera duduk atau berbaring.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mengapa Kita Merasa Pening saat Tiba-tiba Berdiri?
Berdiri secara tiba-tiba seringkali memicu rasa oening di kepala. Mengapa hal itu terjadi?
Bagikan artikel ini melalui

Baca juga: 10 Manfaat Anggur untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Penyebab pening saat berdiri

Merasa pening saat tiba-tiba berdiri juga bisa menjadi pertanda adanya gangguan di tubuh seperti berikut:

  • Kerusakan sistem saraf otonom akibat gangguan atau obat-obatan
  • Penurunan kemampuan jantung untuk memompa darah
  • Volume darah menurun (hipovolemia)
  • Respons hormonal yang salah.
  • Kelenjar adrenal yang kurang aktif (insufisiensi adrenal).

Kapan saatnya ke dokter?

Pening saat berdiri bisa saja membutuhkan medis jika disertai gejala berikut:

  • mengalami kesulitas berjalan atau keseimbangan tubuh yang buruk
  • jatuh atau pingsan
  • nyeri di dada atau ketidaknyamanan.
  • Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menentukan penyebab pasti.

Biasanya, hal ini juga bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup seperti berikut:

  • mengonsumsi cairan yang cukup
  • menghindari alkohol
  • berolahraga secara teratur.

Olahraga teratur dengan intensitas sedang dapat meningkatkan tonus otot di dinding pembuluh darah, yang mengurangi pengumpulan darah di kaki.

Bagi sebagian orang, meningkatkan asupan garam dapat meningkatkan retensi air dan mengurangi gejala.

Dokter juga bisa memberikan fludrokortison, obat yang membantu tubuh menahan garam dan air dan dengan demikian mencegah tekanan darah turun saat seseorang berdiri.

Baca juga: 9 Cara Mudah Meningkatkan Asupan Protein untuk Mendukung Kesehatan

Namun, obat ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi saat orang sedang berbaring, gagal jantung, dan rendahnya kadar kalium dalam darah.

Karena itu, jangan sembarangan mengonsumsi obat ini tanpa pengawasan dokter.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Mata Berair
Mata Berair
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.