Kompas.com - 02/06/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi jambu biji Ilustrasi jambu biji

KOMPAS.com - Jambu biji adalah pohon tropis yang berasal dari Amerika Tengah.

Buahnya berbentuk lonjong dengan kulit hijau muda atau kuning dan mengandung biji yang bisa dimakan.

Terlebih lagi, daun jambu biji digunakan sebagai racikan herbal dan ekstrak daunnya banyak dijadikan suplemen.

Baca juga: Fakta Nutrisi Jambu Biji

Menurut Healthline, buah jambu biji sangat kaya akan antioksidan, vitamin C, kalium, dan serat.

Kandungan nutrisi yang luar biasa ini memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut 8 manfaat kesehatan dari buah dan daun jambu biji.

1. Dapat Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah

Beberapa bukti menunjukkan bahwa jambu biji dapat meningkatkan kontrol gula darah.

Penelitian berjudul “Antidiabetic effects of extracts from Psidium guajava” menemukan bahwa ekstrak daun jambu biji meningkatkan kadar gula darah, kontrol gula darah jangka panjang, dan resistensi insulin.

Hal ini diperkuat oleh penelitian lain terhadap manusia.

Dikutip dari studi berjudul “Anti-hyperglycemic and anti-hyperlipidemic effects of guava leaf extract”, minum racikan herbal daun jambu biji dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Efek yang dihasilkan bisanya dua jam setelah makan.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Jambu biji dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan berbagai cara.

Baca juga: Benarkah Makan Jambu Biji Bisa Jadi Penyebab Usus Buntu?

Sebuah studi berjudul “Protective effects of polysaccharides from Psidium guajava leaves against oxidative stresses” menyatakan bahwa jambu biji memiliki antioksidan dan vitamin tingkat tinggi yang dapat membantu melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kadar kalium dan serat larut yang lebih tinggi dalam jambu biji juga diduga berkontribusi pada peningkatan kesehatan jantung.

Selain itu, penelitian lain berjudul “Hypoglycemic and hypotensive effects of Psidium guajava Linn. (Myrtaceae) leaf aqueous extract” mengungkap bahwa ekstrak daun jambu biji dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol LDL "jahat", dan meningkatkan kolesterol HDL "baik".

3. Dapat membantu meringankan nyeri menstruasi

Banyak wanita mengalami dismenore, yakni gejala nyeri haid, seperti kram perut.

Namun, terdapat beberapa bukti bahwa ekstrak daun jambu biji dapat mengurangi intensitas nyeri akibat kram menstruasi.

Sebuah penelitian pada 197 wanita yang mengalami gejala nyeri menemukan bahwa mengonsumsi 6 mg ekstrak daun jambu biji setiap hari mengurangi intensitas nyeri.

Lebih jauh, penelitian berjudul “Effect of a Psidii guajavae folium extract in the treatment of primary dysmenorrhea: a randomized clinical trial” tersebut mengungkapkan bahwa efeknya lebih kuat daripada beberapa obat penghilang rasa sakit.

Baca juga: 11 Manfaat Jambu Biji untuk Kesehatan

4. Menyehatkan sistem pencernaan

Jambu biji merupakan sumber serat makanan yang sangat baik.

Karena itu, makan lebih banyak jambu biji dapat membantu pergerakan usus yang sehat dan mencegah sembelit.

Satu biji dapat memenuhi 12 persen kebutuhan serat harian.

Selain itu, ekstrak daun jambu biji dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.

Studi berjudul “Psidium guajava: a review of its traditional uses, phytochemistry and pharmacology” menunjukkan bahwa ekstrak jambu biji dapat mengurangi intensitas dan durasi diare.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji bersifat antimikroba sehingga dapat menetralkan mikroba berbahaya di usus yang dapat menyebabkan diare.

5. Dapat membantu menurunkan berat badan

Jambu biji adalah makanan yang dapat menurunkan berat badan.

Hal ini karena jambu biji mengandung kalori yang rendah.

Jika sedang diet, buah ini sangat disarankan sebagai pengganti camilan.

6. Memiliki efek antikanker

Ekstrak daun jambu biji telah terbukti memiliki efek antikanker.

Baca juga: 4 Manfaat Buah Jambu Biji untuk Kesehatan, Bisa Jaga Daya Tahan Tubuh

Penelitian pada tabung reaksi dan hewan berjudul “Brain derived metastatic prostate cancer DU-145 cells are effectively inhibited in vitro by guava (Psidium gujava L.) leaf extracts” menunjukkan bahwa ekstrak jambu biji dapat mencegah dan bahkan menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Hal ini kemungkinan karena tingginya tingkat antioksidan yang mencegah radikal bebas merusak sel, salah satu penyebab utama kanker.

Satu studi tabung reaksi lain berjudul “Anti-proliferative activity of essential oil extracted from Thai medicinal plants on KB and P388 cell lines” menemukan bahwa minyak daun jambu biji empat kali lebih efektif dalam menghentikan pertumbuhan sel kanker daripada obat kanker tertentu.

Meski hasil percobaan tabung reaksi menjanjikan, bukan berarti ekstrak daun jambu biji membantu mengobati kanker pada manusia.

Diperlukan studi lebih lanjut sebelum klaim dapat dibuat.

7. Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jambu biji adalah vitamin C yang cukup tinggi.

Satu jambu biji menyediakan sekitar dua kali lipat Reference Daily Intake (RDI) untuk vitamin C.

Jumlah ini hampir dua kali lipat lebih banyak daripada makan jeruk.

Vitamin C berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Benarkah Jambu Biji Bisa Obati Demam Berdarah?

8. Baik untuk kesehatan kulit

Berbagai macam vitamin dan antioksidan yang ada dalam jambu biji dapat menjaga kesehatan kulit.

Antioksidan di dalamnya dapat melindungi kulit dari kerusakan yang dapat memperlambat proses penuaan sehingga membantu mencegah keriput.

Terlebih lagi, ekstrak daun jambu biji bahkan dapat membantu mengatasi jerawat saat dioleskan langsung ke kulit.

Satu penelitian tabung reaksi menemukan bahwa ekstrak daun jambu biji efektif membunuh bakteri penyebab jerawat karena sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang dimilikinya.

Baca juga: Tak Hanya Jambu Biji, Berikut 10 Tanaman Obat Tradisional untuk DBD

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Parafimosis
Parafimosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.