Kompas.com - 03/06/2021, 07:35 WIB
Ilustrasi mengangkat kaki ke tembok Ilustrasi mengangkat kaki ke tembok

KOMPAS.com - Mengangkat kaki ke tembok atau Legs-Up-the-Wall Pose, atau Viparita Karani dalam bahasa Sanskerta, adalah postur yoga restoratif yang menawarkan banyak manfaat.

Merangkum dari Healthline, pose yang sering dilakukan dalam yoga hatha, yin, dan restoratif ini memang cukup populer karena bisa dimodifikasi dengan berbagai pose.

Baca juga: 6 Manfaat Mengangkat Kaki sebelum Tidur yang Sayang untuk Dilewatkan

Di samping itu, banyak orang melakukan pose ini ketika sedang bersantai karena memberikan efek relaksasi.

Meskipun terlihat sepele, pose ini memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Terlihat Sepele, Mengangkat Kaki ke Tembok Ternyata Bermanfaat
Meskipun terlihat sepele, mengangkat kaki ke tembok memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Bagikan artikel ini melalui

1. Mengurangi stres

Penelitian berjudul “Physiology, Autonomic Nervous System” menemukan bahwa yoga merupakan cara efektif untuk menurunkan stres dengan merangsang sistem saraf parasimpatis dan menenangkan sistem saraf simpatis.

Saraf parasimpatis dalam sehari-hari dikenal sebagai sistem istirahat dan cerna.

Saat aktif, sistem ini dapat menyebabkan beberapa hal, yakni sebagai berikut.

  • Memperlambat detak jantung
  • Merangsang pencernaan
  • Melemaskan otot
  • Memperlambat pernapasan
  • Menjaga tubuh tetap tenang

Sebaliknya, orang biasanya menyebut sistem saraf simpatis sebagai sistem yang melawan.

Selama keadaan stres tinggi, baik fisik maupun mental, tubuh melepaskan adrenalin.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Health
Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.