Kompas.com - 19/06/2021, 12:01 WIB
Ilustrasi batuk di musim hujan (Dok. Shutterstock)Ilustrasi batuk di musim hujan

KOMPAS.com – Ada beragam cara mengobati batuk yang bisa dipertimbangkan untuk meredakan ketidaknyamanan ini.

Batuk sebenarnya bukanlah suatu penyakit. Batuk adalah mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan untuk membersihkan iritasi dan infeksi.

Namun, batuk yang terjadi terus-terusan memang bisa sangat mengganggu. Kondisi ini juga bisa menunjukkan gejala dari sejumlah kondisi, seperti alergi, infeksi virus, atau infeksi bakteri.

Baca juga: Kapan Harus ke Dokter Ketika Batuk?

Perawatan terbaik untuk batuk akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Terkadang, batuk bahkan bukan karena alasan apa pun yang terkait dengan paru-paru. Misalnya, refluks asam lambung bisa jadi penyebab batuk.

Anda dapat mengobati batuk karena pilek, alergi, dan infeksi sinus dengan sejumlah obat bebas. Sementara infeksi bakteri akan membutuhkan antibiotik.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

9 Cara Mengobati Batuk Secara Alami
Ada beragam cara mengobati batuk secara alami yang bisa dipertimbangkan untuk meredakan ketidaknyamanan ini dengan mudah.
Bagikan artikel ini melalui

Selain memanfaatkan obat kimia, Anda sah-sah saja bertanya kepada dokter tentang pilihan cara mengobati batuk lainnya.

Berikut ini adalah beberapa cara mengobati batuk secara alami yang dapat dipertimbangkan:

1. Minum teh madu

Dilansir dari Medical News Today, menurut beberapa penelitian, madu dapat meredakan batuk.

Sebuah studi tentang pengobatan untuk batuk malam hari pada anak-anak membandingkan madu hitam dengan obat penekan batuk dekstrometorfan dan tanpa pengobatan.

Para peneliti melaporkan bahwa madu memberikan bantuan paling signifikan dari keluhan batuk, kemudian diikuti oleh dekstrometorfan.

Baca juga: 12 Obat Batuk Herbal dari Bahan Makanan Rumahan

Berikut cara mengobati batuk secara alami dengan madu yang bisa diikuti:

  • Campurkan 2 sendok teh madu dengan air hangat atau teh herbal
  • Minum seduhan madu ini sekali atau dua kali sehari

Ingatlah bahwa jangan berikan madu kepada anak di bawah usia 1 tahun.

2. Gunakan jahe

Jahe diyakini dapat meredakan batuk kering atau asma, karena memiliki sifat anti-inflamasi. Ini juga dapat meredakan mual dan nyeri.

Sebuah studi menunjukkan bahwa beberapa senyawa anti-inflamasi dalam jahe dapat mengendurkan selaput di saluran udara. Reaksi ini dapat mengurangi batuk.

Baca juga: Benarkah Vitamin C Bisa Mencegah atau Mengobati Batuk Pilek?

Berikut cara mengatasi batuk secara alami dengan jahe yang bisa dipertimbangkan:

  • Siapkan 20–40 gram irisan jahe segar
  • Masukkan irisan jahe ke air panas atau teh herbal
  • Biarkan selama beberapa menit sebelum diminum
  • Tambahkan madu atau sari lemon untuk meningkatkan rasa dan lebih menenangkan batuk

Ketahuilah bahwa dalam beberapa kasus, wedang jahe dapat menyebabkan sakit perut atau heartburn. Jika Anda ingin mengonsumsinya, sebaiknya dilakukan secara perlahan sedikit demi sedikit.

3. Jaga tubuh tetap terhidrasi

Tetap terhidrasi sangat penting bagi Anda saat mengalami batuk atau pilek.

Penelitian menunjukkan bahwa minum cairan pada suhu kamar dapat meredakan batuk, pilek, dan bersin.

Namun, orang dengan gejala pilek atau flu dapat mengambil manfaat tambahan dari minum air hangat.

Sebuah studi melaporkan bahwa minuman panas bisa mengurangi lebih banyak gejala, termasuk sakit tenggorokan, badan menggigil, dan kelelahan.

Baca juga: 9 Bahaya Tak Minum Air Putih 8 Gelas Sehari

Beberapa pilihan minuman panas yang mungkin bisa bermanfaat dalam mengobati batuk termasuk:

  • Teh herbal
  • Teh hitam tanpa kafein
  • Air hangat biasa
  • Jus buah hangat

4. Lakukan penguapan

Batuk basah, yang menghasilkan lendir atau dahak, dapat membaik dengan penguapan.

Untuk melakukan ini, cobalah mandi dengan air panas, biarkan kamar mandi terisi dengan uap.

Kemudian, coba tetap dalam ruangan selama beberapa menit sampai gejala mereda.

Minumlah segelas air setelahnya untuk mendinginkan tubuh dan mencegah dehidrasi.

Baca juga: 10 Tanda Dehidrasi pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Sebagai alternatif, buat mangkuk uap. Untuk melakukan ini, isi mangkuk besar dengan air panas.

Tambahkan herbal atau minyak esensial, seperti kayu putih atau rosemary yang juga dapat meredakan dekongestan.

Arahkan wajah di atas mangkuk dan letakkan handuk di atas kepala. Ini akan menjebak uap. Hirup uapnya selama 5 menit.

Jika uap terasa panas di kulit, hentikan sampai kulit mendingin.

Orang dengan batuk basah atau sesak dada mungkin juga ingin mengikuti rekomendasi dari National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) untuk menggunakan humidifier atau alat penguap uap di rumah.

5. Berkumur dengan air asin

Air asin adalah salah satu obat batuk yang paling efektif untuk mengobati sakit tenggorokan dan batuk basah.

Air garam dapat mengurangi dahak dan lendir di bagian belakang tenggorokan yang dapat mengurangi “keinginan” untuk batuk.

Aduk setengah sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat sampai larut.

Baca juga: 6 Penyebab Batuk Malam Hari pada Anak dan Cara Mengobatinya

Biarkan larutan agak dingin sebelum digunakan untuk berkumur.

Biarkan campuran itu singgah di belakang tenggorokan selama beberapa saat sebelum dimuntahkan.

Berkumurlah dengan air garam beberapa kali setiap hari sampai batuk membaik.

Hindari memberikan air garam kepada anak kecil karena mereka mungkin tidak dapat berkumur dengan benar, dan menelan air garam bisa berbahaya.

6. Manfaatkan nanas

Bromelain adalah enzim yang berasal dari nanas. Enzim ini paling berlimpah di inti buah.

Bromelain memiliki sifat anti-inflamasi dan mungkin juga memiliki sifat mukolitik, yang berarti dapat memecah lendir dan mengeluarkannya dari tubuh.

Beberapa orang minum jus nanas setiap hari untuk mengurangi lendir di tenggorokan dan menekan batuk. Namun, mungkin tidak ada cukup bromelain dalam jus untuk meredakan gejala.

Baca juga: 7 Manfaat Nanas untuk Kesehatan

Suplemen bromelain tersedia dan mungkin lebih efektif untuk meredakan batuk. Namun, yang terbaik adalah berbicara dengan dokter sebelum mencoba suplemen baru.

Ketahui juga bahwa ada kemungkinan seseorang memiliki alergi terhadap bromelain, dan ramuan ini bisa juga menyebabkan efek samping dan berinteraksi dengan obat-obatan kimia.

Orang yang menggunakan pengencer darah atau antibiotik tertentu tidak boleh mengonsumsi bromelain.

7. Manfaatkan thyme

Thyme memiliki kegunaan kuliner dan obat-obatan dan merupakan obat umum untuk batuk, sakit tenggorokan, bronkitis, dan masalah pencernaan.

Sebuah studi menemukan bahwa sirup obat batuk yang terdiri dari daun thyme dan ivy dapat meredakan batuk lebih efektif dan lebih cepat daripada sirup plasebo pada orang dengan bronkitis akut.

Antioksidan dalam tanaman mungkin bertanggung jawab atas manfaat thyme dalam mengobati batuk.

Untuk mengobati batuk menggunakan thyme, buat teh thyme dengan menambahkan 2 sendok teh thyme kering ke dalam secangkir air panas. Diamkan selama 10 menit sebelum disaring dan diminum.

Baca juga: 6 Jenis Tanaman Herbal yang Baik untuk Jaga Imunitas Saat Puasa

8. Perubahan pola makan untuk refluks asam lambung

Refluks asam lambung adalah penyebab umum batuk.

Merangkum Health Line, menghindari makanan yang dapat memicu refluks asam lambung adalah salah satu cara terbaik untuk mengelola kondisi ini dan mengurangi batuk yang menyertainya.

Masing-masing orang mungkin memiliki pemicu refluks asam lambung yang berbeda yang harus mereka hindari.

Orang yang tidak yakin apa yang menyebabkan refluks asam lambung mereka dapat memulai dengan menghilangkan pemicu paling umum dari diet mereka dan memantau gejalanya.

Makanan dan minuman yang paling sering memicu refluks asam lambung meliputi:

  • Alkohol
  • Kafein
  • Cokelat
  • Jeruk
  • Makanan yang digoreng dan berlemak
  • Bawang putih dan bawang bombay
  • Daun mint
  • Rempah-rempah dan makanan pedas
  • Tomat dan produk berbasis tomat tomat

Baca juga: Beda Refluks Asam Lambung, Heartburn, dan GERD

9. Konsumsi probiotik

Probiotik mungkin tidak secara langsung dapat meredakan batuk. Tetapi, zat ini dapat meningkatkan sistem kekebalan dengan menyeimbangkan bakteri di usus.

Sistem kekebalan yang unggul dapat membantu melawan infeksi atau alergen yang mungkin menyebabkan batuk.

Salah satu jenis probiotik, bakteri yang disebut Lactobacillus dipercaya bisa memberikan manfaat sederhana dalam mencegah flu biasa.

Suplemen yang mengandung Lactobacillus dan probiotik lain sering kali tersedia di toko kesehatan dan toko obat.

Beberapa makanan juga secara alami kaya akan probiotik, antara lain:

  • Sup miso
  • Yogurt alami
  • Kimchi

Namun, jumlah dan keragaman unit probiotik dalam makanan dapat sangat bervariasi. Mungkin yang terbaik adalah mengonsumsi suplemen probiotik selain makan makanan kaya probiotik.

Baca juga: 8 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Batuk Pilek
Batuk Pilek
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
Infeksi Parasit

Infeksi Parasit

Penyakit
Lidah Geografik

Lidah Geografik

Penyakit
Bibir Sobek

Bibir Sobek

Penyakit
Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Health
Kaki Panjang Sebelah

Kaki Panjang Sebelah

Penyakit
Kisah M. Habib Shaleh, 'Lahir Kembali' setelah Koma Cedera Olahraga

Kisah M. Habib Shaleh, "Lahir Kembali" setelah Koma Cedera Olahraga

Health
Gangguan Elektrolit

Gangguan Elektrolit

Penyakit
4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

Health
Leher Kaku

Leher Kaku

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.