Kompas.com - 20/06/2021, 12:01 WIB

Pada waktu bersamaan, usus juga menghasilkan gelembung gas. Itulah alasan kenapa perut bunyi setelah makan.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Jadi Ngantuk setelah Makan

Adakah cara menghilangkan perut bunyi setelah makan?

Kendati umumnya bagian dari proses pencernaan alami, perut bunyi setelah makan tak jarang membuat seseorang merasa tak nyaman.

Sebagai solusinya, kamu bisa menjajal beberapa cara menghilangkan perut bunyi setelah makan seperti dilansir dari Healthline berikut:

  • Hindari makanan dan minuman yang bisa meningkatkan produksi gas di usus. Seperti susu, keju, kacang, kubis, soda, serta asupan yang diberi tambahan pemanis buatan fruktosa dan sorbitol.
  • Konsumsi beberapa makanan atau minuman yang bisa menenangkan otot saluran pencernaan seperti jahe.
  • Jangan makan dengan tergesa-gesa. Upayakan untuk makan secara perlahan-lahan. Selain itu, kurangi porsi makan jangan sampai berlebihan. Ganti pola makan jadi lebih sedikit tapi lebih sering.
  • Beberapa ahli juga merekomendasikan untuk menjajal pernapasan perut. Coba latih pernapasan perut secara berkala untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

Baca juga: Kenapa Payudara Sebelah Kiri dan Kanan Ukurannya Tidak Sama?

Kapan perlu waspada?

Kamu perlu waspada perut bunyi setelah makan apabila muncul gejala penyakit lain atau kondisi ini membuat tak nyaman sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Terkadang, perut bunyi setelah makan juga bisa jadi tanda penyakit, seperti:

  • Gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar biasanya turut disertai gejala kram, diare, perut kembung, dan begah.
  • Intoleransi makanan karena alergi gluten, produk susu, kacang-kacangan, atau makanan berserat tinggi. Selain perut bunyi, gejala lainnya yakni sesak napas.
  • Penyumbatan usus saat kotoran BAB tidak bisa bergerak dari perut menuju ke rektum. Selain perut bunyi setelah makan, gejala lainnya yakni sakit perut parah, muntah, begah, perut begah, dan susah kentut.

Konsultasikan ke dokter jika kamu merasakan perut bunyi setelah makan terjadi terus-menerus dan parah, atau disertai gejala lain seperti penjelasan di atas.

Baca juga: Kenapa Saat Badan Panas Tubuh Merasa Kedinginan?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.