Kompas.com - 24/06/2021, 09:02 WIB
Ilustrasi COVID-19 Ilustrasi COVID-19

KOMPAS.com - Sejak pandemi Covid-19 berlangsung, banyak pihak mengklaim bahwa beberapa ramuan herbal dapat menyembuhkan Covid-19.

Salah satunya adalah ramuan herbal yang resepnya tersebar melalui pesan singkat WhatsApp.

Dalam pesan tersebut dikatakan bahwa campuran air kelapa, air jeruk nipis, madu, dan gara, dapat menyembuhkan Covid-19.

Informasi mengenai ramuan herbal yang dapat menyembuhkan Covid-19 ini bukanlah yang pertama kali.

Sebelumnya banyak beredar beberapa tanaman, seperti bawang putih, brotowali, temulawak, disebut-sebut dapat menyembuhkan Covid-19.

Baca juga: 10 Penyebab Hidung Tidak Bisa Mencium Bau, Bukan Hanya Gejala Covid-19

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Bisakah Ramuan Herbal Obati Covid-19?
Sejak pandemi Covid-19 berlangsung, banyak pihak mengklaim bahwa beberapa ramuan herbal dapat menyembuhkan Covid-19.
Bagikan artikel ini melalui

Informasi tersebut biasanya beredar melalui pesan berantai WhatsApp atau media sosial.

Lalu, apakah informasi tersebut benar?

Dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp pada Rabu (23/6), Dr. dr. Tan Shot Yen, M.hum, mengatakan bahwa sampai saat ini klaim ramuan herbal dapat menyembuhkan Covid-19 tidak ada bukti ilmiah.

Menurutnya, sampai saat ini hal yang terbukti mencegah Covid-19 hanya pemberlakuan protokol kesehatan secara baik dan disiplin.

“Sampai saat ini, hanya protokol kesehatan 5M yang terbukti dapat mencegah Covid-19. Bukan yang lain,” jelasnya.

Adapun beberapa protokol kesehatan yang ia sarankan adalah sebagai berikut.

  • Memakai masker secara benar
  • Mencuci tangan dengan sabun secara benar
  • Menjaga jarak fisik 1 hingga 2 meter, termasuk saat antre
  • Menghindari kerumunan
  • Membatasi mobilitas

Baca juga: 13 Gejala Covid-19 pada Anak yang Harus Diwaspadai

Anjuran untuk menaati protokol kesehatan ini harus dilakukan oleh semua pihak, dari pembuat kebijakan sampai masyarakat umum.

“Setiap individu bisa menjadi agen perubahan menuntaskan pandemi jika protokol kesehatan benar-benar dijalankan, berlaku mulai dari pembuat kebijakan sampai masyarakat umum,” terangnya lebih lanjut.

Tidak hanya itu, dr. Tan juga mengingatkan bahwa orang yang divaksin pun masih bisa terinfeksi virus SARS-CoV-2 dan menularkannya kepada orang lain, termasuk anak-anak.

Padahal, sampai saat ini, belum ada vaksin untuk anak-anak dan bayi.

“Vaksinasi bisa menjaga bangsa jika 70 persen rakyat sudah imun. Ngeri sekali jika seseorang diam-diam menjadi orang tanpa gejala (OTG) dan ia menularkan pada bayi dan anak yang belum ada vaksinnya,” tambahnya.

Selain menaati protokol kesehatan, menurut dr. Tan edukasi pada masyarakat menjadi hal yang cukup penting karena dapat menghindarkan masyarakat dari informasi yang menyesatkan, seperti ramuan herbal tersebut.

“Pandemi akan reda bahkan berakhir apabila kita bersatu, sinergi dengang literasi,” imbuhnya.

Baca juga: Salah Kaprah Soal Vaksin Covid-19 yang Harus Kita Hindari

Ia juga meminta masyarakat untuk kritis terhadap informasi yang didapat.

Hal ini bisa dilakukan dengan klarifikasi berulang pada sumber-sumber yang kredibel sebelum menyebarkannya kepada pihak-pihak lain.

“Betul di masa prihatin ini, banyak orang barangkali tergerak untuk berbagi . Tapi jika tidak jelas informasi yang dibagi, sebaiknya tahan jari,” imbaunya

Di samping itu, saat ini Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional juga membuka layanan aduan untuk mengecek kebenaran informasi seputar Covid-19, termasuk mengenai ramuan herbal.

Masyarakat bisa melakukan pengecekan dengan melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 085921600500
  2. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.
  3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin
 


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
Jangan Sepelekan, Ini Pentingnya Vaksinasi untuk Kesehatan Paru-paru

Jangan Sepelekan, Ini Pentingnya Vaksinasi untuk Kesehatan Paru-paru

Health
Purpura Trombositopenia Idiopatik

Purpura Trombositopenia Idiopatik

Penyakit
4 Cara Mengatasi Pendarahan Otak

4 Cara Mengatasi Pendarahan Otak

Health
10 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Cacar secara Alami dan Medis

10 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Cacar secara Alami dan Medis

Health
Konstipasi

Konstipasi

Penyakit
Pendarahan Otak, Apa Bisa Sembuh?

Pendarahan Otak, Apa Bisa Sembuh?

Health
Hookworm Infection

Hookworm Infection

Penyakit
Kenali Apa itu Rosacea, Ciri-ciri, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Rosacea, Ciri-ciri, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Faringitis

Faringitis

Penyakit
7 Gejala Awal Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

7 Gejala Awal Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

Health
Sakit Perut

Sakit Perut

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.