Kompas.com - 15/07/2021, 11:31 WIB

1. Kecemasan atau stres

Kecemasan atau stres yang parah dapat memicu serangan panik.

Baca juga: 4 Penyebab Nyeri Dada Selain Penyakit Jantung

Pada beberapa orang, serangan panik memiliki banyak gejala yang sama dengan serangan jantung, termasuk nyeri dada, pusing, jantung berdebar, dan kesulitan bernapas.

Serangan panik dapat disebabkan oleh peristiwa stres atau mungkin terjadi secara acak.

Karena banyak dari gejalanya mirip dengan serangan jantung, sangat penting bagi siapa saja yang tidak yakin tentang gejalanya untuk mencari perhatian medis.

2. Ketegangan otot

Dinding dada terdiri dari banyak otot yang berbeda.

 

Olahraga atau gerak otot dada berlebihan bisa menyebabkan ketegangan.

Ketegangan otot dada (yang pasti terasa sakit) kadang disalahartikan sebagai serangan jantung.

Jika Anda menekan dinding dada dan rasanya lumayan menyakitkan, kondisi itu lebih mungkin disebabkan oleh cedera muskuloskeletal daripada disebabkan oleh jantung.

Baca juga: 13 Penyebab Nyeri Dada yang Datang dan Pergi

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.