Kompas.com - 19/07/2021, 10:31 WIB
Ilustrasi apel shutterstockIlustrasi apel

KOMPAS.com - Trigliserida adalah sejenis lipid atau lemak yang diproduksi tubuh untuk menyimpan kalori ekstra dan menyediakan energi.

Sementara kolesterol adalah lipid lain yang beredar dalam darah. Tubuh kita menggunakan kolesterol untuk membangun sel dan memproduksi hormon.

Baik trigliserida dan kolesterol pada dasarnya sangat penting untuk kesehatan kita.

Baca juga: Mengapa Trigliserida Tinggi Perlu Diwaspadai?

Tetapi memiliki kadar kolesterol dan trigliserida yang terlalu tinggi tetap saja tidak baik untuk kesehatan.

Dilansir dari Medical News Today, tingkat lipid darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko pembentukan plak (bahan berlemak) di arteri atau menebalkan dinding arteri (aterosklerosis).

Kondisi kesehatan lain yang terkait dengan trigliserida atau kolesterol tinggi meliputi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Kadar gula darah tinggi atau diabetes
  • Sindrom metabolik—sekelompok kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung
  • Hipotiroidisme (tiroid kurang aktif)
  • Peningkatan risiko penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke
  • Pankreatitis akut
  • Kondisi genetik

Oleh sebab itu, kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah penting untuk selalu dijaga.

Cara menurunkan kolesterol dan trigliserda tinggi

Gen, diet, dan gaya hidup semuanya dapat memengaruhi kadar trigliserida dan kolesterol dalam darah.

Beberapa orang mungkin secara alami bisa menghasilkan lebih banyak trigliserida dan kolesterol daripada yang lain. Ini didasarkan pada genetika dan riwayat keluarga mereka.

Baca juga: Berapa Kadar Trigliserida Normal dalam Darah?

Tapi, tetap saja perubahan gaya hidup dan perbaikan pola makan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga kadar kolesterol dan trigliserda dalam kisaran yang sehat.

Berikut adalah berbagai cara menurunkan kolestorol dan trigliserida secara alami:

1. Berhenti merokok

Melansid Very Well Health, berhenti merokok dan menghindari asap rokok terbukti dapat membantu menurunkan kadar lipid.

Ini karena merokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), meningkatkan kadar kolesterol jahat LDL, dan meningkatkan kadar trigliserida.

2. Berolahraga setiap hari

Aktivitas fisik teratur sekitar 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu membantu meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Cobalah berjalan kaki lebih banyak, berenang, bersepeda, angkat beban, atau melakukan olahraga apa pun yang Anda suka.

Baca juga: 9 Penyebab Trigliserida Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Tingkatkan gerakan Anda secara alami dengan menaiki tangga, parkir lebih jauh dari pintu, dan berjalan kaki saat istirahat makan siang.

3. Penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan yang sehat

Kelebihan berat badan atau obesitas dikaitkan dengan kadar lipid darah yang lebih tinggi.

Mengubah perilaku untuk membantu Anda menurunkan berat badan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

4. Kontrol porsi makan

Ketika Anda makan lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan tubuh Anda, kalori ini akan disimpan sebagai lemak dan dapat meningkatkan kadar lipid darah Anda.

Mulai sekarang cobalah untuk kontrol porsi makan dan berhenti makan saat Anda merasa kenyang untuk menghindari makan berlebihan.

Makan dari piring yang lebih kecil dan makan lebih lambat juga dapat membantu Anda menghindari makan berlebihan.

5. Hindari kelebihan gula dan karbohidrat olahan

Asupan karbohidrat tinggi dan makanan manis dapat meningkatkan kadar trigliserida.

Jadi cobalah untuk membatasi seberapa sering Anda makan karbohidrat olahan, minuman manis, permen, dan makanan penutup yang manis-manis.

Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan

6. Batasi asupan makanan sumber lemak tidak sehat

Hindari makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging merah dan mentega.

Kelebihan lemak jenuh terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Makanan ini sering kali mengandung asam lemak omega 6 yang dapat meningkatkan peradangan dan risiko penyakit.

7. Makan lemak sehat dalam jumlah sedang

Lemak tak jenuh dan asam lemak omega 3 adalah lemak yang menyehatkan jantung.

Lemak tak jenuh bisa ditemukan pada ikan, zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, dan alpukat.

Sementara omega 3 dapat ditemukan pada ikan berlemak (salmon, mackerel, dan sarden), kenari, dan biji rami.

Omega 3 memiliki efek anti-inflamasi dan dapat membantu menurunkan risiko penyakit.

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan

8. Makan makanan berserat tinggi

Dilansir dari WebMd, penelitian menunjukkan bahwa serat larut dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang kemungkinan besar membentuk plak di arteri Anda.

Serat larut dapat ditemukan di banyak makanan, seperti kacang-kacangan, gandum, barley, jeruk, apel, stroberi, kacang polong, dan kentang.

9. Batasi konsumsi alkohol

Asupan alkohol berlebihan dapat meningkatkan kadar trigliserida. Alkohol juga tinggi kalori dan gula, yang dapat meningkatkan berat badan dan kadar lipid Anda.

Jika Anda memiliki kadar trigliserida yang sangat tinggi, Anda mungkin ingin menghindari alkohol sepenuhnya.

10. Kelola stres

Stres yang berlebihan dilaporkan dapat berkontribusi dalam peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida dengan berbagai cara.

Oleh sebab itu, mengelola stres penting dilakukan. Ada banyak cara untuk mengatasi stres, seperti berlatih yoga dan meditasi yang mampu menenangkan tubuh dan pikiran.

Baca juga: 13 Cara Menurunkan Trigliserida Tinggi Secara Alami

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.