Kompas.com - 02/08/2021, 16:31 WIB

KOMPAS.com – Terdapat sejumlah makanan yang bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Berbagai makanan ini penting dikenali terutama oleh orang-orang yang memiliki faktor risiko untuk penyakit asam urat maupun orang-orang yang telah didiagnosis mengalami penyakit ini.

Orang-orang yang memiliki faktor risiko untuk penyakit asam urat atau gout perlu membatasi atau menghindari makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah untuk mereda kemungkinan terkena penyakit ini.

Baca juga: Berapa Kadar Asam Urat Normal dalam Darah?

Sementara, penderita penyakit asam urat penting membatasi atau menghindari makanan tersebut untuk mencegah kekambuhan serangan asam urat maupun sebagai upaya menekan penyakit.

Makanan yang bisa meningkatkan kadar asam urat

Melansir WebMD, penyakit asam urat adalah penyakit kronis umum yang memengaruhi persendian.

Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan asam urat dalam aliran darah yang membentuk kristal asam urat di dalam persendian.

Kondisi ini dapat terjadi pada sendi mana pun, seperti di jari kaki, pergelangan kaki, lutut, dan paling sering di jempol kaki

Asam urat adalah produk sampingan yang dibuat ketika tubuh mencerna makanan yang mengandung purin.

Pada umumnya, tubuh manusia sanggup mencerna dan mengeluarkan sebagian besar purin tanpa kesulitan, namun hal ini memang tidak bisa selalu terjadi.

Baca juga: 4 Tahapan Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Jika sistem pencernaan Anda tidak dapat sepenuhnya memproses purin atau Anda makan terlalu banyak purin secara teratur, Anda mungkin mengalami kelebihan asam urat dalam tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk membatasi jumlah purin yang kita konsumsi untuk mencegah kenaikan kadar asam urat dalam darah.

Dilansir dari Medical News Today, bagi sebagian orang, melakukan perubahan pola makan dapat membantu mengurangi risiko terkena asam urat dan terjadinya serangan penyakit asam urat.

Selain makanan yang mengandung purin tinggi, seseorang juga perlu membatasi atau menghindari makanan yang bisa membantu tubuh memproses purih lebih efektif untuk mencegah kadar asam urat tinggi.

Berikut adalah beberapa makanan yang bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah tersebut:

  1. Daging merah: Daging sapi, babi, dan domba
  2. Makanan laut dan kerang: Udang, remis, teri, sarden, dan lobster
  3. Daging organ (jeroan): Hati, ginjal, jantung, dan lain sebagainya
  4. Alkohol: Bir dan wiski mengandung purin tinggi, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa semua konsumsi alkohol dapat meningkatkan kadar asam urat. Alkohol juga menyebabkan dehidrasi, yang menghambat kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat
  5. Makanan tinggi lemak: lemak dapat menahan asam urat di ginjal, jadi seseorang harus menghindari makanan yang digoreng, produk susu penuh lemak, makanan penutup kaya lemak, dan makanan berlemak tinggi lainnya
  6. Minuman manis: Fruktosa adalah bahan dalam banyak minuman manis, termasuk jus buah dan soda, dan mengonsumsi terlalu banyak zat ini dapat membuat seseorang berisiko terkena asam urat

Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Purin Tinggi

Faktor risiko penyakit asam urat selain pola makan kurang sehat

Melansir Health Line, dalam banyak kasus, penyebab pasti penyakit asam urat atau kadar asam urat dalam darah tinggi tidak diketahui. Kondisi ini mungkin terjadi karena kombinasi dari sejumlah faktor.

Selain penerapan pola makan kurang sehat, berikut adalah beberapa hal yang bisa menjadi faktor risiko penyakit asam urat:

  • Obesitas: Penelitian telah menemukan peningkatan prevalensi asam urat di antara orang-orang yang mengalami obesitas dan kelebihan berat badan daripada individu yang memiliki berat badan normal, terlepas dari jenis kelamin atau ras
  • Jenis Kelamin: Asam urat lebih cenderung menyerang pria karena wanita cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih rendah. Setelah menopause, kadar asam urat meningkat pada wanita menjadi lebih mirip dengan pria, dan risiko asam urat meningkat
  • Kondisi medis: Beberapa kondisi kesehatan dikaitkan dengan peningkatan risiko asam urat, seperti penyakit ginjal, diabetes, sindrom metabolik, dan tekanan darah tinggi
  • Riwayat keluarga: Seseorang lebih mungkin terkena penyakit asam urat jika anggota keluarganya yang lain telah didiagnosis menderita penyakit ini
  • Usia: Pria biasanya mengalami asam urat antara usia 30 hingga 50 tahun dan wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena asam urat setelah menopause

Jika mengalami kondisi di atas, siapa saja dapat berkonsultasi dengan dokter untuk membicarakan langkah terbaik dalam pencegahan penyakit asam urat.

Baca juga: 15 Makanan Penyebab Asam Urat Selain Emping

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.