Kompas.com - 13/08/2021, 16:31 WIB
Ilustrasi produk kosmetik Korea shutterstockIlustrasi produk kosmetik Korea

KOMPAS.com - Ibu hamil perlu cermat dalam memilih produk kosmetik ketika mengandung buah hatinya.

Pasalnya, beberapa kandungan kosmetik seperti cat kuku, pewarna rambut, deodoran, lem bulu mata, sampai pewangi dalam kosmetik bisa berdampak pada janin dan kehamilan.

Efek samping sejumlah bahan dalam produk kecantikan tak jarang juga mencemari air susu ibu (ASI).

Baca juga: 20 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

Untuk itu, setiap ibu hamil wajib teliti dalam memeriksa kandungan kosmetik dan produk perawatan tubuh (skincare) yang digunakan sehari-hari.

Demi alasan keamanan, jika ibu hamil masih ragu-ragu pada suatu produk, tak ada salahnya berkonsultasi ke dokter yang menangani.

Sebagai informasi, berikut kandungan kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil dan tips aman memilihnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kandungan kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil

Dilansir dari Parents, berikut beberapa kandungan kosmetik yang berbahaya dan perlu dihindari ibu hamil:

  1. Aluminium klorida heksahidrat atau aluminium klorohidrat. Biasanya terdapat dalam produk deodoran antiperspiran
  2. Asam beta hidroksi termasuk asam salisilat, asam 3-hidroksipropionat, asam tretokanat, dan asam tropik. Biasanya terdapat dalam krim perawatan atau serum
  3. Bahan kimia dalam tabir surya seperti avobenzone, homosalate, octisalate, octocrylene, oxybenzone, oxtinoxate, menthyl anthranilate dan oxtocrylen
  4. Diethanolamine (DEA) dan turunannya seperti :diethanolamine, oleamide DEA, lauramide DEA, dan cocamide DEA. Biasanya terdapat dalam produk perawatan rambut dan tubuh
  5. Dihydroxyacetone (DHA). Biasanya terdapat dalam produk tanning kulit, bisa berbahaya apabila terhirup
  6. Formaldehida dan sejenisnya seperti formaldehyde, quaternium-15, dimethyl-dimethyl (DMDM), hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, sodium hydroxymethylglycinate, dan 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol (bromopol). Jamak terdapat dalam produk pelurus rambut, cat kuku, dan lem bulu mata
  7. Hydroquinone (hidrokuinon), atau idrochinone, dan quinol/1-4 dihydroxy benzene/1-4 hydroxy benzene. Jamak terdapat dalam produk pencerah atau pemutih kulit
  8. Paraben dan sejenisnya seperti propil, butil, isopropil, isobutil dan metil paraben. Biasanya terdapat dalam krim produk perawatan kulit
  9. Phthalates dan sejenisnya seperti dietil dan dibutil. Jamak terdapat dalam produk wewangian sintetis dan cat kuku
  10. Retinol atau vitamin A, asam retinoat, retinil palmitat, retinaldehid, adapalen, tretinoin, tazarotene, dan isotretinoin. Biasanya digunakan sebagai krim atau serum
  11. Asam tioglikolat termasuk asetil merkaptan, merkaptoasetat, asam merkaptoasetat dan asam thiovanic. Jamak terdapat dalam sejumlah produk penata rambut
  12. Toluena termasuk metilbenzena, toluol, dan antisal 1a. Biasanya terdapat dalam cat kuku

Hindari bahan atau kandungan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil di atas selama mengandung buah hati dan beberapa saat selama menyusui.

Baca juga: Panduan Aman Memilih Skincare untuk Ibu Hamil

Tips memilih kosmetik aman untuk ibu hamil

Ada beberapa tips aman memilih kosmetik untuk ibu hamil. Melansir Today’s Parent, berikut beberapa di antaranya:

  • Periksa dengan cermat kandungan setiap produk kosmetik, termasuk yang mencantumkan label organik atau alami. Pastikan bebas kandungan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil di atas.
  • Apabila ibu hamil ingin melakukan perawatan seperti facial, makeup, perawatan rambut, dan kuku, pastikan setiap bahan yang digunakan aman untuk ibu hamil
  • Ibu hamil disarankan sangat berhati-hati saat menggunakan produk pelurus rambut, pewarna rambut, cat kuku, lem bulu mata, dan pewangi sintetis dalam kosmetik. Bila tidak yakin aman, sebaiknya hindari dulu kosmetik tersebut selama hamil

Agar lebih aman, ibu hamil baiknya konsultasi ke dokter yang menangani terkait jenis kosmetik yang aman untuk wajah dan tubuh selama kehamilan.

Baca juga: 10 Syarat Ibu Hamil Boleh Menerima Vaksin Covid-19

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.