Kompas.com - 10/09/2021, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Salah satu perubahan tubuh yang dirasakan ibu hamil yakni keputihan.

Melansir laman resmi American Pregnancy Association, keputihan saat hamil dikenal dengan istilah medis leukorea.

Keputihan saat hamil yang normal ditandai dengan bentuknya yang encer, warna keputihan mirip susu, dan baunya ringan. Kondisi ini mulai muncul saat hamil muda.

Baca juga: Penyebab Keputihan Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab keputihan saat hamil dipengaruhi peningkatkan hormon estrogen yang membuat aliran darah ke panggul jadi lebih deras.

Aliran darah yang meningkat ini merangsang selaput lendir, sehingga ibu hamil rawan mengalami keputihan.

Keputihan saat hamil adalah proses alami yang berguna untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam vagina, sekaligus melindungi jalan lahir dari infeksi.

Perubahan keputihan saat hamil di luar tanda-tanda di atas bisa jadi tanda bahaya yang perlu diwaspadai ibu hamil.

Baca juga: Kenapa Perut Ibu Hamil Terasa Kencang?

Tanda bahaya keputihan saat hamil yang tidak normal

Melansir What to Expect, ibu hamil perlu waspada apabila:

  • Warna keputihan saat hamil cenderung kuning, hijau, atau cokelat dan berlangsung lebih dari satu hari
  • Tekstur keputihan saat hamil lebih kental, mirip keju cottage
  • Keputihan saat hamil baunya amis atau tidak sedap
  • Disertai gatal atau nyeri pada vagina
  • Vagina sakit atau panas saat buang air kecil dan berhubungan seks
  • Disertai kram atau nyeri perut

Jika ibu hamil merasakan tanda bahaya keputihan saat hamil yang tidak normal di atas, segera konsultasikan ke dokter.

Hindari mendiagnosis atau coba-coba mengobati diri sendiri karena dapat membahayakan kehamilan dan janin dalam kandungan.

Baca juga: Perut Begah Saat Hamil, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab keputihan saat hamil yang tidak normal

Penyebab keputihan saat hamil yang tidak normal dapat berasal dari:

  • Infeksi jamur
  • Infeksi bakteri
  • Penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, atau trikomoniasis
  • Pendarahan, biasanya disertai kram atau nyeri perut

Jika Anda khawatir dengan bahaya keputihan saat hamil, jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi dengan dokter yang menangani.

Baca juga: Apa Penyebab Ibu Hamil Sering Buang Air Kecil?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.