Kompas.com - 11/09/2021, 15:01 WIB
Ilustrasi masalah kesehatan pada ginjal
ShutterstockIlustrasi masalah kesehatan pada ginjal

KOMPAS.com - Penyakit gagal ginjal dapat menyerang setiap orang, termasuk kalangan anak muda. 

Penderita gagal ginjal dapat mengalami beragam masalah kesehatan karena organ vitalnya tidak mampu lagi membuang kelebihan air dan sisa limbah dari tubuh.

Melansir Kid’s Health, fungsi ginjal cukup penting bagi tubuh. Sekitar 200 liter darah dipompa dari jantung melalui ginjal setiap hari.

Baca juga: 13 Tanda-tanda Penyakit Ginjal

Organ vital ini menyaring kotoran, menjaga keseimbangan kimia dan cairan di dalam tubuh, sampai membuang sisa kotoran dari tubuh dalam bentuk urine.

Selain itu, ginjal juga membantu mengatur tekanan darah, produksi sel darah merah, kalsium, serta mengontrol beberapa mineral penting lainnya.

Penyebab gagal ginjal pada orang dewasa atau kalangan lansia biasanya berasal dari komplikasi tekanan darah tinggi atau diabetes.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

6 Penyebab Gagal Ginjal di Usia Muda
Penyebab gagal ginjal pada orang dewasa atau orang tua umumnya karena tekanan darah tinggi atau diabetes. Bagaimana dengan anak muda?
Bagikan artikel ini melalui

Sedangkan anak muda relatif jarang mengembangkan tekanan darah tinggi dan diabetes. Penyebab gagal ginjal di usia muda relatif lebih beragam, antara lain:

  • Penyakit ginjal bawaan lahir
  • Penyakit ginjal turunan
  • Infeksi
  • Sindrom nefrotik
  • Trauma atau cedera
  • Penyumbatan saluran kencing

Berikut penjabaran beberapa penyebab gagal ginjal di usia muda yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: 4 Makanan Penyebab Gagal Ginjal yang Sebaiknya Dihindari

1. Penyakit ginjal bawaan lahir

Melansir NIH, penyebab utama gagal ginjal di usia muda adalah penyakit ginjal bawaan lahir.

Cacat lahir ini biasanya berkembang sejak janin masih berkembang dalam rahim ibu hamil.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
Infeksi Parasit

Infeksi Parasit

Penyakit
Lidah Geografik

Lidah Geografik

Penyakit
Bibir Sobek

Bibir Sobek

Penyakit
Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Health
Kaki Panjang Sebelah

Kaki Panjang Sebelah

Penyakit
Kisah M. Habib Shaleh, 'Lahir Kembali' setelah Koma Cedera Olahraga

Kisah M. Habib Shaleh, "Lahir Kembali" setelah Koma Cedera Olahraga

Health
Gangguan Elektrolit

Gangguan Elektrolit

Penyakit
4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

Health
Leher Kaku

Leher Kaku

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.