Kompas.com - 22/09/2021, 22:00 WIB
Kehamilan biasanya melahirkan nyeri tulang belakang. Unsplash/Suhyeon ChoiKehamilan biasanya melahirkan nyeri tulang belakang.

KOMPAS.com - Menstruasi yang terlambat merupakan salah satu dari sekian tanda awal seorang wanita hamil.

Di samping itu, sebenarnya ada berbagai tanda awal lain seorang wanita mengalami kehamilan.

Beberapa di antaranya adalah mual, perubahan bentuk payudara, sering buang air kecil, dan lain sebagainya.

Baca juga: Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Berikut ini tanda awal kehamilan yang dialami wanita, seperti dilansir dari Medical News Today.

1. Menstruasi yang terlewat

Ini sering kali merupakan tanda pertama yang diperhatikan seseorang, tetapi perlu dicatat bahwa menstruasi yang terlewat tidak selalu menunjukkan kehamilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seseorang mungkin melewatkan menstruasi karena berbagai alasan, seperti perubahan obat pengendalian kelahiran atau penurunan berat badan secara tiba-tiba.

Menstruasi yang terlewat juga dapat mengindikasikan masalah kesehatan, seperti sindrom ovarium polikistik.

Untuk alasan ini, siapa pun yang tiba-tiba melewatkan menstruasi harus menghubungi profesional kesehatan sesegera mungkin.

2. Mual

Mual selama kehamilan, atau morning sickness, adalah hal biasa.

Kondisi ini dapat dimulai paling tidak 4 minggu di awal kehamilan.

Bagi sebagian orang, kondisi ini dapat mereda lebih cepat dan yang lain mengalaminya sepanjang kehamilan mereka.

 

3. Perubahan payudara

Perubahan payudara dapat terjadi dalam 2 minggu setelah pembuahan.

Jumlah jaringan payudara meningkat sebagai persiapan untuk produksi ASI.

Pembuluh darah payudara menjadi lebih terlihat dan puting bisa menjadi gelap.

Payudara dan puting mungkin terasa geli, perih, dan ekstra sensitif.

Baca juga: Stres selama Kehamilan? Waspadai Dampaknya terhadap Janin

4. Sering buang air kecil

Kondisi ini sering dimulai pada awal kehamilan dan itu hasil dari berbagai perubahan, termasuk:

  • rahim membesar
  • perubahan hormonal
  • peningkatan volume darah
  • peningkatan sirkulasi darah ke panggul
  • peningkatan ukuran ginjal

Kemudian dalam kehamilan, tekanan janin dan rahim yang tumbuh pada kandung kemih dapat menyebabkan buang air kecil lebih sering.

Namun, hubungi profesional kesehatan jika buang air kecil terasa menyakitkan karena ini dapat berasal dari infeksi saluran kemih.

5. Kelelahan

Kelelahan adalah salah satu gejala awal kehamilan yang paling umum. Kondisi ini mungkin paling intens dalam 12 minggu pertama.

Selama kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak hormon progesteron.

Hormon ini penting untuk kehamilan yang sehat, tetapi juga dapat menyebabkan kelelahan.

Selain itu, tubuh perlu memompa lebih banyak darah ke janin saat ia tumbuh.

6. Kram

Kram ringan tanpa perdarahan sering terjadi pada trimester pertama dan mungkin terasa seperti kram menstruasi. Ini hasil dari rahim yang membesar.

Perut kembung, sembelit, dan mulas juga cenderung berkembang di awal kehamilan, dan bisa berlangsung terus-menerus.

7. Hidung tersumbat

Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan hidung tersumbat.

Meskipun hal ini dapat terjadi pada awal kehamilan, tetapi lebih umum terjadi pada trimester ketiga.

8. Mengidam makanan

Meskipun umum terjadi, penyebab yang mendasari mengidam dan keengganan untuk makan makanan masih belum jelas.

Setiap orang akan menghindari jenis makanan tertentu dan biasanya berbeda-beda.

Baca juga: Bagaimana Darah Tinggi Bisa Memengaruhi Kesuburan, Kehamilan, dan Pascamelahirkan?

9. Perubahan suasana hati

Pergeseran suasana hati yang tiba-tiba dapat berasal dari perubahan hormonal, kelelahan, dan stres pada awal kehamilan.

Adalah normal untuk merasakan peningkatan kepekaan emosional dan fluktuasi suasana hati yang tiba-tiba selama kehamilan.

Kehamilan juga dapat menyebabkan kambuhnya kondisi kesehatan mental yang ada, seperti depresi dan kecemasan .

10. Sakit kepala ringan

Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor, termasuk:

  • perubahan hormon
  • perubahan tekanan dan volume darah
  • keseimbangan yang berubah karena perubahan berat badan
  • anemia defisiensi besi dan masalah kesehatan lainnya

Seseorang mungkin lebih pusing ketika mereka mengubah posisi, seperti berdiri dengan cepat.

11. Sakit kepala

Ini umum terjadi pada awal kehamilan dan dapat terjadi akibat perubahan hormon.

Biasanya, sakit kepala tidak membahayakan janin.

Namun, sakit kepala bisa menjadi gejala preeklamsia yang dapat menyebabkan komplikasi serius tanpa pengobatan.

Siapa pun yang mengalami sakit kepala hebat, terutama dengan perubahan penglihatan, harus menghubungi dokter.

Baca juga: Cara Mencegah Perut Kembung selama Kehamilan

12. Pendarahan

Pendarahan mungkin umum terjadi selama awal kehamilan.

Meskipun mungkin tidak berbahaya, dokter harus menyelidiki penyebabnya.

Pendarahan implantasi terjadi ketika embrio menempel pada dinding rahim.

Ini dapat menyebabkan pendarahan ringan atau bercak.

Hubungi dokter apabila kondisi ini terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sindrom Albright

Sindrom Albright

Health
4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

Health
13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

Health
Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.