Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/09/2021, 15:00 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

KOMPAS.com – Perkembangan janin pada trimester pertama terdiri dari beberapa tahapan.

Ketika Anda hamil, Anda mungkin akan sangat antusias untuk bisa mengetahui bagaimana bayi Anda tumbuh dan berkembang di kandungan.

Pertanyaan-pertanyaan, seperti “Seberapa besar dia?”, “Seperti apa rupa bayi?", dan “Kapan Anda akan merasakan tendangan pertama?” mungkin akan muncul di benak Anda.

Baca juga: 11 Tanda Awal Kehamilan yang Sering Tak Disadari, Termasuk Jerawat?

Perlu diketahui bahwa perkembangan janin dalam kandungan biasanya mengikuti jalur yang dapat diprediksi.

Berikut ini adalah perkembangan janin pada trimester pertama yang bisa Anda ketahui:

1. Minggu 1 dan 2: Persiapan

Hal ini mungkin akan terdengar aneh. Tetapi sebenarnya Anda belum benar-benar hamil pada minggu pertama atau kedua kehamilan Anda.

Melansir Mayo Clinic, konsepsi atau pembuahan (pertemuan sperma dan sel telur) biasanya terjadi sekitar dua minggu setelah periode hari terakhir Anda dimulai.

Untuk menghitung perkiraan tanggal jatuh tempo Anda, dokter Anda akan menghitung 40 minggu ke depan dari awal periode terakhir Anda.

Ini berarti menstruasi Anda dihitung sebagai bagian dari kehamilan Anda, meskipun Anda tidak hamil pada saat itu.

2. Minggu 3: Fertilisasi

Pada minggu ketiga, sperma dan sel telur bersatu di salah satu tuba falopi Anda untuk membentuk entitas bersel satu yang disebut zigot.

Jika lebih dari satu telur dilepaskan dan dibuahi atau jika telur yang dibuahi membelah menjadi dua, Anda mungkin memiliki banyak zigot.

Baca juga: Apakah Sperma Sering Tumpah Bisa Jadi Penyebab Sulit Hamil?

Zigot biasanya memiliki 46 kromosom yang terdiri dari 23 kromosom dari ibu kandung dan 23 kromosom dari ayah biologis.

Kromosom ini membantu menentukan jenis kelamin dan ciri fisik bayi Anda.

Segera setelah pembuahan, zigot berjalan menuruni tuba falopi menuju rahim.

Pada saat yang sama, zigot akan mulai membelah untuk membentuk sekelompok sel yang menyerupai raspberry kecil yang disebut morula.

3. Minggu 4: Implantasi

Bola-bola sel yang membelah dengan cepat (sekarang dikenal sebagai blastokista) telah mulai menggali ke dalam lapisan rahim (endometrium). Proses ini disebut implantasi.

Di dalam blastokista, kelompok sel bagian dalam akan menjadi embrio. Lapisan luar akan memunculkan bagian dari plasenta, yang akan memberi makan bayi Anda selama kehamilan.

Baca juga: 16 Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan Saat Program Hamil

4. Minggu 5: Kadar hormon meningkat

Pada minggu kelima kehamilan atau minggu ketiga setelah pembuahan, kadar hormon human chorionic gonadotropin (HCG) yang dihasilkan oleh blastokista dengan cepat akan meningkat.

Kondisi ini memberi sinyal pada indung telur (ovarium) Anda untuk berhenti melepaskan telur dan menghasilkan lebih banyak estrogen dan progesteron.

Peningkatan kadar hormon ini dapat menghentikan periode menstruasi Anda yang seringkali menjadi tanda pertama kehamilan dan kemudian memicu pertumbuhan plasenta.

Embrio sekarang terususun dari tiga lapisan. Lapisan atas, yakni ektoderm akan memunculkan lapisan kulit terluar bayi Anda, sistem saraf pusat dan perifer, mata, dan telinga bagian dalam.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com