Kompas.com - 10/10/2021, 14:00 WIB

Pemicu asma dapat berkurang seiring waktu dan ketika seseorang belajar mengelola penyakitnya.

Sementara itu, pneumonia adalah infeksi yang dapat terjadi pada salah satu atau kedua paru-paru. Ini menyebabkan peradangan di kantung udara, bukan bronkiolus.

Pneumonia dapat menyebabkan paru-paru terisi cairan, membuat pernapasan terasa sakit dan sulit. Meski demikian, pneumonia bisa diobati.

Sementara asma dan pneumonia dapat menyebabkan banyak gejala yang serupa, mereka adalah penyakit yang berbeda dengan pendekatan pengobatan dan perawatan yang berbeda pula.

Baca juga: 3 Komplikasi Pneumonia Akibat Covid-19 yang Bisa Terjadi

Gejala asma dan pneumonia

Melansir Healthline, asma dan pneumonia menyebabkan beberapa gejala berikut:

  • sesak napas
  • batuk
  • peningkatan denyut nadi
  • peningkatan frekuensi pernapasan

Namun, ada juga perbedaan yang signifikan.

Gejala asma

Serangan asma dapat mencakup batuk, sesak dada, dan mengi.

Jika berkembang, dapat mempercepat pernapasan dan denyut nadi.

Penurunan fungsi paru-paru bisa membuat sulit bernapas.

Anda mungkin mendengar suara siulan bernada tinggi saat bernapas.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.