Kompas.com - 06/01/2022, 14:01 WIB

KOMPAS.com - Demam pada anak kebanyakan tidak perlu diobati dengan obat penurun demam, kecuali jika ada rekomendasi dari dokter atau si kecil memiliki riwayat demam kejang.

Terutama jika anak masih doyan makan dan minum, bisa tidur nyenyak, dan sesekali masih mau bermain, para orangtua tak perlu khawatir.

Perlu diketahui, kendati demam pada anak kerap bikin orangtua khawatir, demam bukanlah suatu penyakit.

Baca juga: 4 Cara Menurunkan Demam pada Bayi

Kondisi ini merupakan gejala suatu penyakit atau cara alami tubuh melawan infeksi kuman.

Sebelum menyimak beberapa cara menurunkan demam pada anak tanpa obat, kenali dulu beberapa penyebabnya.

Penyebab demam pada anak

Melansir Stanford Children’s Health, ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan demam pada anak, antara lain:

  • Infeksi virus, bakteri, atau kuman lainnya
  • Efek samping obat tertentu
  • Kepanasan

Di luar kondisi tersebut, terkadang anak juga bisa demam karena transfusi darah, mengalami gangguan otak, terkena kanker, atau penyakit autoimun.

Baca juga: 7 Penyebab Badan Kedinginan Tapi Tidak Demam

Cara menurunkan demam pada anak tanpa obat

Ada sejumlah cara menurunkan demam pada anak tanpa obat yang bisa dijajal para orangtua. Melansir Healthy Children, berikut beberapa di antaranya:

  • Berikan anak minum lebih sering dan lebih banyak. Jika masih menyusu, berikan ASI. Jika sudah tidak menyusu, berikan air putih, jus buah encer, larutan elektrolit, atau minuman lainnya
  • Pastikan anak mengenakan pakaian yang nyaman, longgar, dan gampang menyerap keringat. Ketika pakaiannya sudah lembap, segera ganti dengan yang bersih. Jangan berikan pakaian terlalu tebal atau selimut tebal saat anak demam
  • Jaga suhu kamar anak agar tetap sejuk dan nyaman. Jika ruangan terlalu panas atau pengap, gunakan kipas angin tapi arahkan aliran udara agar tidak langsung menyemprot ke arah anak
  • Anak demam tidak harus selalu tiduran di dalam kamar. Anak tetap boleh beranjak dari tempat tidur, tapi sebaiknya anak tidak berlarian atau beraktivitas yang menguras tenaga
  • Jika demam anak terkait penyakit menular, semisal cacar air, flu, atau Covid-19; jauhkan anak dari anak-anak lain, kalangan lansia, atau orang dengan daya tahan tubuh lemah
  • Kompres anak dengan waslap atau lap kecil yang sudah diberi air hangat atau air dengan suhu normal. Jangan mengompres anak dengan air es

Jika beragam cara menurunkan demam pada anak tanpa obat di atas sudah dijajal tapi suhu tubuh si kecil tak kunjung turun, ada baiknya orangtua mempertimbangkan konsultasi ke dokter. 

Baca juga: 12 Gejala DBD (Demam Berdarah) pada Anak yang Pantang Disepelekan

Kapan orangtua perlu waspada demam pada anak?

Segera bawa anak ke rumah sakit jika demam:

  • Disertai kejang
  • Disertai keluarnya bintik-bintik merah di kulit, mimisan, atau buang air besar berawarna hitam dan gelap
  • Demam tak kunjung turun suhunya setelah satu hari
  • Anak berumur di bawah tiga bulan dan suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celsius
  • Demam berulang
  • Demam di atas 40 derajat Celsius untuk anak berumur di atas tiga bulan
  • Anak terus-menerus rewel

Dalam beberapa kondisi di atas, anak yang demam sebaiknya segera dibawa ke pusat layanan kesehatan terdekat.

Baca juga: 4 Mitos Demam Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.