Kompas.com - 06/06/2022, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Flu Singapura atau penyakit kaki, tangan, dan mulut adalah infeksi virus ringan dan menular yang umum terjadi pada anak kecil.

Flu Singapura ditandai dengan luka di mulut dan ruam di tangan dan kaki. Penyakit tangan, kaki dan mulut paling sering disebabkan oleh coxsackievirus.

Flu Singapura bisa memicu beberapa gejala seperti berikut:

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Kurang enak badan
  • Lesi yang menyakitkan, merah, seperti melepuh di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi
  • Ruam merah, tanpa gatal tetapi kadang-kadang melepuh, di telapak tangan, telapak kaki dan kadang-kadang bokong
  • Iritabilitas pada bayi dan balita
  • Kehilangan selera makan.

Demam seringkali merupakan tanda pertama penyakit tangan-kaki-dan-mulut, diikuti oleh sakit tenggorokan dan terkadang nafsu makan yang buruk dan perasaan tidak enak badan.

Baca juga: Tahi Lalat Merah hingga Varises, 6 Perubahan pada Kulit Lansia

Komplikasi

Flu Singapura biasanya tidak memicu gejala serius. Namun, penyakit ini juga bisa memicu beberapa gejala seperti berikut:

1. Dehidrasi

Beberapa orang, terutama anak kecil, mungkin mengalami dehidrasi jika mereka tidak dapat menelan cukup cairan karena sariawan yang menyakitkan.

Orang tua dapat mencegah dehidrasi dengan memastikan anak mereka minum cukup cairan.

2. Kuku jari tangan dan kaki rontok

Sangat jarang, orang mungkin kehilangan kuku tangan atau kuku kaki setelah menderita penyakit flu Singapura.

Sebagian besar laporan kehilangan kuku tangan dan kuku kaki terjadi pada anak-anak.

Berdasarkan data CDC, pasien biasanya kehilangan kuku dalam beberapa minggu setelah sakit. Kuku biasanya tumbuh kembali dengan sendirinya.

3. Meningitis virus (aseptik)

Meskipun sangat jarang, sejumlah kecil orang dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut mengalami meningitis virus.

Hal ini menyebabkan demam, sakit kepala, leher kaku, atau sakit punggung dan mungkin mengharuskan orang yang terinfeksi dirawat di rumah sakit selama beberapa hari.

Baca juga: Tanda-tanda Anda Mengalami Gangguan Darah

4. Ensefalitis atau kelumpuhan

Sejumlah kecil orang dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut mengalami ensefalitis (pembengkakan otak) atau kelumpuhan (tidak dapat menggerakkan bagian tubuh).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.